Etihad Airways Alami Turbulensi, Ini Informasi Awal dari KNKT

Yazir Farouk, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 05 Mei 2016 | 10:29 WIB
Etihad Airways Alami Turbulensi, Ini Informasi Awal dari KNKT
Ilustrasi pesawat Etihad Airways. (Shutterstock)

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih mengumpulkan data-data soal penyebab turbulensi yang dialami maskapai penerbangan Etihad Airways rute Abu Dabhi - Jakarta pada Rabu (4/5/2016) siang.

"Kena cuaca dekat Sumatera, cuacanya jelek, guncangan cukup kuat, kira-kira itu saja informasi yang kita dapat," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat dihubungi suara.com, Kamis (5/5/2016).

Selebihnya, Soerjanto belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Pihaknya, kata dia masih terus bekerja keras mengungkap penyebab insiden tersebut.

"Kita lagi teliti yang lain-lainnya, informasi dari BMKG, tower, pilot melihat cuaca segala macam seperti apa," ujarnya.

Yang pasti, lanjut Soerjanto, rute penerbangan yang mengarah ke Jakarta selalu melewati langit Sumatera. Hanya saja, KNKT masih melakukan penelitian sejauh ini apakah piliot tidak bisa menghindari atau bagaimana.

"Kalau cuaca buruk ya harus dihindarkan, kenapa lewat di situ ya lagi kita teliti. Ya itu jalur penerbangan semua lewat situ. Tapi kan cuaca bisa berubah-ubah, masih dalam penelitian lah," ucapnya.

Soerjanto juga belum memastikan kapan akan merilis hasil investigasi KNKT soal turbulensi pesawat Etihad Airways EY 474.

"Ini saja kita belum lengkap, masih ngumpulin data dulu, belum wawancana krunya, belum bisa kita omongin (kapan hasilnya), tapi masalahnya kalau sudah lengkap datanya, baru kita bisa perkirakan kapan laporan akan selesai," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Etihad Airways bernomor penrebangan EY 474 rute Abu Dabhi-Jakarta mengalami turbulensi hebat pada Rabu (4/5/2016). Sebanyak 31 penumpang dikabarkan mengalami luka-luka. Rinciannya sembilan luka serius, termasuk pramugari, dan 22 luka ringan.

Turbulensi terjadi sekitar 45 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Etihad Airways Turbulensi Parah, Masih Dicari Sebabnya

Kenapa Etihad Airways Turbulensi Parah, Masih Dicari Sebabnya

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 21:24 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB