Isu Dukung Golkar, Luhut: Ah, Tidak Pernah Atas Nama Presiden

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 09 Mei 2016 | 16:24 WIB
Isu Dukung Golkar, Luhut: Ah, Tidak Pernah Atas Nama Presiden
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan‎ membantah menyatakan mendukung Setya Novanto menjadi ketua umum Partai Golkar menjelang musyawarah nasional luar biasa yang akan diselenggarakan di Bali pada pertengahan Mei 2016.

"Saya tidak pernah mengatakan mendukung siapa-siapa. Bahwa mereka semua teman-teman saya iya, bahwa ada di antara mereka datang ke saya juga iya. Bahwa Novanto baik sama saya, iya, itu saja," kata Luhut yang pernah menjadi kader Partai Golkar, di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Luhut juga menepis isu dirinya mencatut nama Presiden Joko Widodo untuk mendukung Novanto.

‎"Ah, tidak pernah atas nama Presiden, saya baru jalan sama Presiden," ujar dia.

Luhut juga menepis isu yang menyebutkan pernah menyuruh salah satu calon ketua umum Golkar untuk mundur sebelum maju ke munaslub.

‎"Tidak benar itu, sayaa tidak ada waktu mencampuri yang begitu," kata dia.

Dia mengatakan isu semacam itu tempatnya hanya di tempat sampah.


"Suruh buang saja ke tempat sampah. Kalau saya suka sama Novanto kan boleh saja, kan nggak salah," tutur dia.

Sebelumnya, politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut ada sinyal dari Istana untuk mendukung Novanto sebagai ketua umum Golkar. Sinyal itu, kata Doli, dari pernyataan salah seorang menteri.

"Sinyal dari Istana itu ada, salah satu Menteri sudah menyebut Setya Novanto," kata Doli usai mengikuti acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Kalau Saya Suka Sama Novanto, Boleh Saja

Luhut: Kalau Saya Suka Sama Novanto, Boleh Saja

News | Senin, 09 Mei 2016 | 16:20 WIB

Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar

Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:53 WIB

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:21 WIB

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:11 WIB

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:56 WIB

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 21:24 WIB

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 16:41 WIB

Terkini

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB