Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Siswanto

Senin, 09 Mei 2016 | 13:11 WIB
Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar
Juru bicara Kepresidenan, Johan Budi [Antara]
‎Juru bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi, menepis rumor yang menyebutkan Presiden Joko Widodo mendukung salah satu calon ketua umum Partai Golkar menjelang acara Musyawarah Nasional Partai Golkar yang akan diselenggarakan di Bali pertengahan Mei 2016.

"Presiden tidak pernah menyampaikan dukungan kepada salah satu kandidat ketua umum dan tidak ikut mencampuri urusan internal Golkar," kata Johan, Senin (9/5/2016).

‎Johan mengatakan Presiden tentu tidak akan intervensi proses yang sedang terjadi di Golkar.

"Presiden menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang ada di Golkar dalam memilih ketua umum‎," ujar dia.

Secara terpisah, salah satu anggota tim kandidat ketua umum Partai Golkar Ade Komarudin, Firman Soebagyo, menyebut sinyal Istana mendukung salah satu calon dihembuskan seorang menteri. Tetapi, dia enggan menyebut siapa menteri yang mencatut nama Jokowi.

"Ini menciderai nama Presiden Jokowi," ujar dia.

Isu yang beredar nama calon yang disebutkan didukung adalah Setya Novanto.

"Masyarakat belum lupa dengan kasus 'Papa Minta Saham'. Pak Jokowi yang rugi dalam kasus ini," kata Firman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:56 WIB

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 21:24 WIB

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 16:41 WIB

Golkar Bakal Tercoreng Jika Setya Novanto Jadi Ketum

Golkar Bakal Tercoreng Jika Setya Novanto Jadi Ketum

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 15:16 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×