Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 09 Mei 2016 | 14:53 WIB
Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Koordinator Luhut Binsar Panjaitan menegaskan pemerintah tidak mendukung salah satu calon ketua umum Partai Golkar menjelang musyawarah nasional luar biasa yang akan diselenggarakan di Bali pertengahan Mei 2016.

"Tidak (mendukung). Sikap pemerintah jelas, kita mendukung penyelenggaraan munaslub di Bali tanggal 15," kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2016).

Luhut mengakui sebelumnya ditanya oleh sejumlah perwakilan dari DPD Partai Golkar tentang isu Istana mendukung salah satu calon. Luhut mengatakan dirinya adalah kader Golkar yang juga punya hak untuk memberikan dan itu adalah hak prerogatif sebagai pribadi.

"Kalau saya mendukung kan, sebagai anggota Golkar, itu hak prerogatif saya," katanya.

Namun, Luhut tidak menyebut siapa nama calon ketua umum Golkar yang akan dia dukung. ‎

"Belum, kita belum berandai-andai, tidak ada dukung mendukung," kata dia.

Menurut isu yang beredar, nama calon ketua umum yang disebutkan akan didukung Istana ialah Setya Novanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam Bentuk Tim Untuk Kasus 1965

Menkopolhukam Bentuk Tim Untuk Kasus 1965

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:26 WIB

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:21 WIB

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:11 WIB

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:56 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×