Setelah Merusak, Massa HMI Bawa Sapu Lidi dan Bunga ke KPK

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 10 Mei 2016 | 15:56 WIB
Setelah Merusak, Massa HMI Bawa Sapu Lidi dan Bunga ke KPK
Demo lanjutan HMI di Gedung KPK, mereka membawa sapu lidi dan karangan bunga sebagai bentuk protes. (Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Setelah merusak halaman Gedung KPK, Senin (9/5/2016) kemarin, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (10/5/2016) hari ini.

Demonstrasi yang digelar tersebut untuk menanggapi pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang dianggap telah melecehkan nama baik HMI. Dalam gelaran aksi tersebut, mereka menyerahkan 3 buah sapu lidi sebagai bentuk simbolis agar KPK melakukan bersih-bersih di internalnya.

Ketua HMI Mulyadi P Tamsir menilai pernyataan Saut cenderung tidak beretika karena menuding para kader HMI berperilaku koruptif dan jahat.

"Ini sapunya untuk membersihkan KPK dari orang-orang yang kotor, dari orang-orang yang berpikiran kotor, berkata kotor dan tidak beretika seperti Saut Situmorang," kata Mulyadi saat di gedung KPK

"Kita kasihkan sapu untuk bersihkan. KPK hrus bersih, dan KPK harus membersihkan institusi lain," tambahnya.

Tak hanya itu, para demonstran juga memberikan empat nasi bungkus sebagai simbol jika KPK berasal dari uang rakyat. Karangan bunga juga disertakan dalam aksi tersebut sebagai bentuk belasungkawa terhadap pernyataan Saut yang dinilai melecehkan HMI.

"Ini nasi ada empat bungkus. Ini simbol bahwa yang memberi makan KPK dan menggaji KPK itu rakyat. Jadi KPK harus tunduk untuk rakyat. Bukan kepada kelompok atau orang tertentu," kata dia.

"Kalau hari ini, kita mendukung KPK, kita cinta KPK, kita support KPK, untuk KPK membersihkan KPK dari orang-orang yang tidak beretika, dan yang berkata kotor seperti Saut situmorang. Ini bentuk cinta kita kepada KPK dari HMI," sambung Mulyadi

Setelah menggelar aksi dan penyerahan barang, puluhan demonstran HMI membubarkan diri dengan tertib.

Diberitakan sebelumnya, ratusan massa HMI melakukan tindakan anarkis saat menggelar aksi menuntut Saut Situmorang meminta maaf lantaran telah melecehkan nama HMI.

Aksi tersebut berunjung ricuh lantaran Saut tidak mau menemui para demonstran di luar gedung KPK. Mereka pun lantas mulai merusak pintu gerbang, memecahkan kaca pos satpam KPK. Tidak hanya itu, mereka mencopot tulisan Komisi Pemberantasan Korupsi pada plank yang berbentuk tembok di depan Gedung KPK.

Selain itu, tempat sampah dan kursi untuk tempat penumpang menunggu bus pun ikut dibuang ke dalam selokan oleh pendemo. Selain itu, tak luput juga beberapa pot bunga dipecahkan, dan tamannya pun diporak-porandakan.

Tidak cukup puas, massa demonstran juga melakukan pelemparan batu ke arah gedung KPK. Akibatnya tiga personel kepolisian yang mengawal aksi tersebut terkena imbasnya. Tiga polisi mengalami luka di bagian kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HMI Demo KPK Lagi, Beri Waktu Saut Seminggu untuk Mundur

HMI Demo KPK Lagi, Beri Waktu Saut Seminggu untuk Mundur

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 15:04 WIB

Tiba di Gedung KPK, Ahok Memilih Bungkam

Tiba di Gedung KPK, Ahok Memilih Bungkam

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 09:59 WIB

Jelang Ahok Diperiksa, Pengamanan Gedung KPK Telah Siaga

Jelang Ahok Diperiksa, Pengamanan Gedung KPK Telah Siaga

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 09:40 WIB

Ahok Kembali Diperiksa KPK Hari Ini

Ahok Kembali Diperiksa KPK Hari Ini

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 09:34 WIB

Ini Bentuk Amukan Kader HMI di Gedung KPK

Ini Bentuk Amukan Kader HMI di Gedung KPK

News | Senin, 09 Mei 2016 | 18:01 WIB

Massa HMI Kecewa Berat, Sebut Saut PKI dan Pengecut

Massa HMI Kecewa Berat, Sebut Saut PKI dan Pengecut

News | Senin, 09 Mei 2016 | 16:59 WIB

Ricuh Aksi HMI di KPK

Ricuh Aksi HMI di KPK

Foto | Senin, 09 Mei 2016 | 16:06 WIB

Setelah ke Bareskrim, HMI Laporkan Saut ke Komite Etik KPK

Setelah ke Bareskrim, HMI Laporkan Saut ke Komite Etik KPK

News | Senin, 09 Mei 2016 | 15:46 WIB

Massa HMI Bakar Ban-ban Bekas, Asap Kepung Gedung KPK

Massa HMI Bakar Ban-ban Bekas, Asap Kepung Gedung KPK

News | Senin, 09 Mei 2016 | 15:08 WIB

Saut Tak Juga Keluar, Ini Kekacauan yang Dibuat HMI di Depan KPK

Saut Tak Juga Keluar, Ini Kekacauan yang Dibuat HMI di Depan KPK

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:36 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×