Ahok Bingung Ada Isu Podomoro Modali Penggusuran Kalijodo

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 11 Mei 2016 | 15:39 WIB
Ahok Bingung Ada Isu Podomoro Modali Penggusuran Kalijodo
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi panggilan KPK, Jakarta, Selasa (10/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah rumor yang menyebutkan PT. Agung Podomoro Land (Tbk) pernah diminta Pemerintah Provinsi Jakarta untuk membiayai proses penertiban kawasan prostitusi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Itu kata siapa, saya di sana (KPK) nggak ditanya soal itu.‎ Makanya saya bingung kok bisa beredar isu itu," kata Ahok di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Ahok menegaskan setiap proyek pembangunan yang dikerjakan pengembang pasti ada perjanjian kerjasamanya, seperti proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

"‎Kalau membiayai proyek itu memang ada perjanjian, cuma cara nilainya setelah dia selesai pakai appraiser. Nah beda dengan kasus Semanggi. Jadi kalau ingin kerjakan apapun, silakan kerja, nanti nilainya appraiser itu saja, karena kewajiban-kewajiban mereka.‎ Jadi tidak ada yang aneh," ujar dia.

‎Ahok mengatakan pengembang proyek reklamasi Teluk Jakarta tetap diminta memberikan kewajiban kontribusi kepada pemerintah. Khusus besaran kewajiban kontribusi buat pengembang Teluk Jakarta belum final, pengembang minta 5 persen, tetapi pemerintah minta 15 persen. Pembahasan raperda yang mengatur kontribusi keburu dihentikan setelah menyeruak aroma suap dan menyeret bekas Ketua Komisi D DPRD dari Fraksi Gerindra M. Sanusi menjadi tersangka di KPK.

"Iya dong (kontribusi tetap 15 persen), kalau tidak ada itu, tak ada uang untuk membangun kita. Kan kita mau menyelesaikan tanggul.‎ Jadi yang paling utama dengan pengembang reklamasi adalah dia harus membantu membangun tanggul NCICD yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata dia. 

"Karena itu sekarang berkembang jadi 100 kilometer lebih. Kita butuh bangun 3,8 meter di atas permukaan laut, nah itu duit puluhan triliun, duit darimana. Disitulah kami mewajibkan pengembang yang membangun reklamasi, uangnya waktu dia menjual tanah disana yang memang tanahnya DKI, dipakai juga untuk membangun salah satu tanggul A," kata Ahok.

Rumor tersebut muncul setelah KPK menggeledah kantor Prodomoro pada awal April 2016. Dalam penggeledahan tersebut, KPK menemukan dokumen 12 proyek lain, baik yang sedang berjalan maupun yang telah selesai, salah satunya proyek rumah susun sewa sederhana di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Supaya Berani Tangkap Ahok, Pimpinan KPK Dibawakan Bra Pink

Supaya Berani Tangkap Ahok, Pimpinan KPK Dibawakan Bra Pink

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 14:49 WIB

Raih Empat Penghargaan Sekaligus, Ahok: Pertama dalam Sejarah

Raih Empat Penghargaan Sekaligus, Ahok: Pertama dalam Sejarah

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 14:11 WIB

Ahok Belum Diberitahu Megawati Soal Wacana PDIP-Gerindra Koalisi

Ahok Belum Diberitahu Megawati Soal Wacana PDIP-Gerindra Koalisi

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 11:52 WIB

Usai Periksa Ahok, KPK Rapat Tertutup dengan Menteri Susi

Usai Periksa Ahok, KPK Rapat Tertutup dengan Menteri Susi

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 01:01 WIB

Dhani Terima PKB Pro Yusril, Tapi Bila Pro Ahok, Itu Berkhianat

Dhani Terima PKB Pro Yusril, Tapi Bila Pro Ahok, Itu Berkhianat

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 21:29 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×