JK Pastikan Pemerintah Tak Bayar 100 Juta Peso Bebaskan 4 WNI

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 12 Mei 2016 | 14:45 WIB
JK Pastikan Pemerintah Tak Bayar 100 Juta Peso Bebaskan 4 WNI
Wakil Presiden Jusuf Kalla [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Beredar kabar bahwa pembebasan empat anak buah kapal (ABK) WNI yang disandera kelompok bersenjata di Filipina setelah membayar tebusan sebesar 100 juta peso. Terkait hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu informasi tersebut.

‎Ia memastikan bahwa Pemerintah Indonesia tidak ada membayar uang tebusan kepada kelompok penyandera dalam pembebasan empat WNI tersebut.

"Saya tidak tahu. Saya kira tidak, kalau Pemerintah pasti tidak," kata Kalla saat ditemui usai menghadiri peluncuran dan bedah buku tentang akuntabilitas pemberantasan korupsi oleh KPK di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

‎Sebelumnya, Rabu (11/5/2016) sore, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa empat WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina telah berhasil dibebaskan. Kondisi keempat WNI tersebut dalam keadaan sehat dan selamat.

"Alhamdulillah, puji syukur pada Allah SWT, akhirnya empat WNI yang disandera kelompok bersenjata 15 Maret 2016 lalu sudah berhasil dibebaskan. Keempat WNI tersebut dalam keadaan baik," kata Jokowi dalam konfrensi pers di Istana Merdeka, Jakarta.

Dia menjelaskan, pembebasan empat WNI yang ditawan tersebut dibebaskan hasil kerjasama Pemerintah Filipina dan Pemerintah Indonesia. Mereka kini sudah berada ditangan otoritas Filipina dan segera diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

‎"Pembebasan sandera ini berhasil dilakukan melalui kerjasama yang baik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Filipina. Saya mengucapkan terimakasih pada pemerintah Filipina yang melakukan kerjasama dengaan sangat baik dalam membebaskan WNI kita," ujar dia.

‎"Dan saya bersyukur inisiatif Indonesia menyelenggarakan pertemuan trilateral di Jogja 5 Mei lalu membuahkan hasil".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Sebut Pembangunan Lambat karena Gubernur Takut Terjerat Hukum

JK Sebut Pembangunan Lambat karena Gubernur Takut Terjerat Hukum

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 14:11 WIB

JK Minta Dunia Islam Bersatu Atasi Radikalisme & Terorisme

JK Minta Dunia Islam Bersatu Atasi Radikalisme & Terorisme

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:50 WIB

Wapres Jusuf Kalla Buka KTT Islam Moderat

Wapres Jusuf Kalla Buka KTT Islam Moderat

News | Senin, 09 Mei 2016 | 09:58 WIB

Besok Wapres JK Lepas Ekspor Perdana Kapal Perang Produk PT PAL

Besok Wapres JK Lepas Ekspor Perdana Kapal Perang Produk PT PAL

Bisnis | Sabtu, 07 Mei 2016 | 14:00 WIB

JK Hadiri Pengukuhan Pengurus APKASI

JK Hadiri Pengukuhan Pengurus APKASI

Foto | Kamis, 05 Mei 2016 | 13:42 WIB

Wapres JK Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2016 Membaik

Wapres JK Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2016 Membaik

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2016 | 12:39 WIB

Wapres JK Salahkan Pemda Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI Rendah

Wapres JK Salahkan Pemda Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI Rendah

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2016 | 12:14 WIB

Jusuf Kalla: Mau Maju, Daerah Harus Produktif dan Inovatif

Jusuf Kalla: Mau Maju, Daerah Harus Produktif dan Inovatif

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2016 | 11:50 WIB

Wapres Nilai Libur Perayaan Agama Jadi Simbol Harmoni

Wapres Nilai Libur Perayaan Agama Jadi Simbol Harmoni

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 04:06 WIB

JK: Gojek Bisa Atur Tukang Ojek, Masa Kita Tak Bisa Atur Aparat

JK: Gojek Bisa Atur Tukang Ojek, Masa Kita Tak Bisa Atur Aparat

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 14:18 WIB

Terkini

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

×