Terungkap, Kenapa RUU Kekerasan Seks Tak Cepat Selesai di DPR

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 12 Mei 2016 | 15:22 WIB
Terungkap, Kenapa RUU Kekerasan Seks Tak Cepat Selesai di DPR
Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Dwi Ria Latifah (kedua kanan). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dwi Ria Latifah mengungkapkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual masih dianggap tidak terlalu penting oleh sebagian anggota dewan. Itu sebabnya, dia setuju masyarakat terus menerus mendorong dewan untuk mempercepat pembahasan.

"Untuk memasukkan ke prioritas (prioritas program legislasi nasional) itu susahnya minta ampun karena memang mindset teman-teman di DPR menganggap bahwa ini tidak terlalu penting karena sudah ada KUHP dan alasan lain yang menganggap ini menjadi prioritas yang kesekian saja.‎ Meyakinkan itu susah," kata anggota Kaukus Perempuan Parlemen usai menghadiri acara ‎Deklarasi Indonesia Melawan Kekerasan Seksual di Roemah Kuliner, komplek Metropole Megaria, Jalan Pegangsaan, Menteng, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan 14 pemuda terharap siswi SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, Yuyun (14)‎, seharusnya menjadi momentum agar kasus serupa terungkap. Dia menggambarkan kasus seperti itu seperti fenomena gunung es, diyakini masih ada ratusan, bahkan ribuan kasus yang belum terselesaikan dengan baik.

‎Dengan adanya deklarasi hari ini, Dwi mengatakan Kaukus Perempuan Fraksi PDI Perjuangan di DPR akan mengorganisir dan mendorong agar RUU tersebut disahkan dalam masa persidangan kali ini.

"‎Di bawah komando Ibu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri), hari ini kami bersyukur perempuan bisa bersatu untuk bersama-sama dengan keinginan yang sama dan mudah-mudahan hari ini bisa konkrit persatuan perempuan untuk menggolkan ini sehingga tidak lagi ada yang menganggap RUU kekerasan seksual di parlemen itu tidak penting," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Yuyun, Mega Telpon Risma: Awas Rek Kejadian di Surabaya

Kasus Yuyun, Mega Telpon Risma: Awas Rek Kejadian di Surabaya

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 15:09 WIB

Ngeri dengan Kasus Yuyun, Megawati Langsung Ingatkan Lima Cucunya

Ngeri dengan Kasus Yuyun, Megawati Langsung Ingatkan Lima Cucunya

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 14:35 WIB

Komnas Perempuan Desak RUU Kekerasan Seksual Disahkan

Komnas Perempuan Desak RUU Kekerasan Seksual Disahkan

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 14:33 WIB

Indonesia Darurat Kejahatan Seksual, Anggota DPR: Saya Geram!

Indonesia Darurat Kejahatan Seksual, Anggota DPR: Saya Geram!

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 12:20 WIB

Ini Kunci untuk Mencegah Tragedi Yuyun Terulang Lagi

Ini Kunci untuk Mencegah Tragedi Yuyun Terulang Lagi

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 11:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×