Kongres Warga Miskin Tolak Gusur Tak Disponsori Lawan Ahok

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 15 Mei 2016 | 15:22 WIB
Kongres Warga Miskin Tolak Gusur Tak Disponsori Lawan Ahok
Ratusan warga yang berasal 33 kelurahan di Jakarta berkumpul di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ketua Panitia Pelaksana Kongres Rakyat Lawan Penggusuran Marlo Sitompul menegaskan kongres yang diselenggarakan di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, siang ini, tidak disponsori oleh bakal calon gubernur Jakarta manapun. Acara ini, kata ketua umum Serikat Perjuangan Rakyat Miskin, murni bentuk perlawanan dari masyarakat miskin kota terhadap kebijakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kerab menggusur pemukiman padat penduduk.

Sekretaris wilayah SPRI Rio yang juga panitia acara kongres menambahkan seserpun panitia tidak menerima dana dari bakal calon gubernur Jakarta.

"Sama sekali nggak ada terlibat bacagub, ini murni gerakan SPRI," kata Rio di lokasi.

Sebaliknya, menurut Rio, sejumlah bakal calon gubernur justru hanya memanfaatkan isu penggusuran untuk menaikkan popularitas mereka.

"Malah kita tidak percaya kepada para elit yang maju di pilgub DKI. Karena elit politik enggak pernah serius menangani permasalahan rakyat miskin," kata dia.

Acara tersebut akan diisi oleh diskusi publik, testimoni korban penggusuran, pembacaan manifesto rakyat lawan penggusuran, penyusunan agenda kerja politik lawan penggusuran dan aksi massa.

Marlo juga akan menyampaikan pidato politik utama.

Organisasi yang mendukung acara tersebut, di antaranya Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia, Pusat Perjuangan Rakyat Indonesia, Konfederasi Serikat Nasional, Serikat Mahasiswa Progresif Universitas Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi.

Konsentrasi massa ini dijaga aparat gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Pemukiman kumuh yang pernah ditertibkan pemerintahan Ahok, antara lain Kampung Pulo di Jakarta Timur, kawasan prostitusi Kalijodo dan Kampung Pasar Ikan di Jakarta Utara. Kawasan tersebut ditertibkan karena berdiri di tanah negara. Meski digusur, sebenarnya mereka yang memenuhi syarat diberikan kompensasi, seperti rumah susun dan kepada anak-anak diberi Kartu Jakarta Pintar. Tetapi, tidak semua warga setuju karena banyak pertimbangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan

Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:54 WIB

Siapa Penggagas  Kongres di Kolong Tol Lawan Penggusuran Ahok?

Siapa Penggagas Kongres di Kolong Tol Lawan Penggusuran Ahok?

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:24 WIB

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 13:35 WIB

Ahok Yakin Pengungsi Warga Akuarium Segera Pergi

Ahok Yakin Pengungsi Warga Akuarium Segera Pergi

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 15:43 WIB

Terkini

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

×