Kasus di PN Jakpus, KPK Cekal Bawahan Sekretaris MA

Siswanto, Nikolaus Tolen

Senin, 16 Mei 2016 | 12:40 WIB
Kasus di PN Jakpus, KPK Cekal Bawahan Sekretaris MA
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami kasus dugaan suap yang diduga melibatkan Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.

Hari ini, Senin (16/5/2016), KPK mengirimkan surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM yang berisi permintaan pencekalan terhadap PNS Mahkamah Agung, Royani. Tujuannya agar sopir yang juga ajudan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi ini tidak berpergian ke luar negeri.

"Surat permintaan pencegahan telah dikirim sejak tanggal 4 Mei 2016," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Yuyuk mengatakan pencekalan tersebut terkait kasus dugaan suap pengamanan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Royani diduga mengetahui keterkaitan Nurhadi dengan kasus yang telah menjerat Edy Nasution.

Sebelumnya, penyidik KPK melayangkan dua panggilan pemeriksaan kepada Royani, 29 April 2016 dan 2 Mei 2016. Namun, dia tak pernah memenuhi panggilan tanpa keterangan.

Royani termasuk salah satu saksi penting untuk mengungkap kasus.

KPK, kata Yuyuk, menduga ada yang sedang menyembunyikan Royani. Yuyuk mengatakan penyidik saat ini tengah menelusuri keberadaannya sehingga bisa dihadirkan ke KPK.

"Diduga, saksi ini disembunyikan," katanya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan petugas siap menjemput paksa Royani.

"Tentunya kalau keterangannya sangat diperlukan, akan dihadirkan secara paksa," kata Alex.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan terhadap Edy Nasution dan seorang dari pihak swasta bernama Doddy Aryanto Supeno. Saat ditangkap, Edy diduga baru menerima uang sebesar Rp50 juta dari Doddy. Diduga, sebelumnya juga telah ada pemberian uang dari Doddy sebesar Rp100 juta.

KPK menduga ada lebih dari satu pengamanan perkara yang dilakukan Edy. Salah satu perkara terkait pengajuan penundaan kewajiban pembayaran utang PT. Kymco Lippo Motor lndonesia.

Usai penangkapan, KPK menggeledah sejumlah tempat, termasuk kantor dan rumah Nurhadi. Di sana, petugas menyita uang dalam bentuk beberapa mata uang asing senilai Rp1,7 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MA Akan Periksa Kasus Nurhadi Secara Menyeluruh

MA Akan Periksa Kasus Nurhadi Secara Menyeluruh

News | Rabu, 27 April 2016 | 22:19 WIB

KPK Sita Uang Rp1,7 Miliar dari Rumah Sekjen MA

KPK Sita Uang Rp1,7 Miliar dari Rumah Sekjen MA

News | Rabu, 27 April 2016 | 20:22 WIB

Terkini

Cara Memakai Lipstik Matte untuk Bibir Kering agar Tidak Pecah, Begini Tipsnya

Cara Memakai Lipstik Matte untuk Bibir Kering agar Tidak Pecah, Begini Tipsnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 13:05 WIB

Viral Terduga Guru Cabul di SMAN 1 Pamanukan, Ini Kronologi dan Isi Chat yang Beredar

Viral Terduga Guru Cabul di SMAN 1 Pamanukan, Ini Kronologi dan Isi Chat yang Beredar

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 13:03 WIB

Mengenal Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Bagi Nasabah Terpilih

Mengenal Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Bagi Nasabah Terpilih

Jabar | Rabu, 09 September 2026 | 13:02 WIB

Upin Ipin Sindir Kebakaran Hutan, Netizen: Titik Terendah Kita Diroasting Upin Ipin

Upin Ipin Sindir Kebakaran Hutan, Netizen: Titik Terendah Kita Diroasting Upin Ipin

News | Rabu, 09 September 2026 | 13:02 WIB

Watermelon Pool, Bacaan Segar untuk Anak yang Suka Berimajinasi

Watermelon Pool, Bacaan Segar untuk Anak yang Suka Berimajinasi

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 13:00 WIB

Pria 51 Tahun Ditemukan Tewas di Depan Tempat Karaoke Buduran, Mulutnya Mengeluarkan Busa

Pria 51 Tahun Ditemukan Tewas di Depan Tempat Karaoke Buduran, Mulutnya Mengeluarkan Busa

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 12:56 WIB

BRI Multiguna Pre-Approved, Alternatif Pembiayaan untuk Kebutuhan Anda

BRI Multiguna Pre-Approved, Alternatif Pembiayaan untuk Kebutuhan Anda

Jakarta | Rabu, 09 September 2026 | 12:55 WIB

3 Rekomendasi Lip Velvet Matte Ringan Tidak Bikin Garis Bibir Tegas

3 Rekomendasi Lip Velvet Matte Ringan Tidak Bikin Garis Bibir Tegas

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 12:55 WIB

BRI Multiguna Pre-Approved: Cek Penawaran dan Ajukan via BRImo

BRI Multiguna Pre-Approved: Cek Penawaran dan Ajukan via BRImo

Lampung | Rabu, 09 September 2026 | 12:49 WIB

Indonesia Masih Susah Keluar dari Kubangan Jebakan Negara Berpendapatan Menengah

Indonesia Masih Susah Keluar dari Kubangan Jebakan Negara Berpendapatan Menengah

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:49 WIB

×