Audit Gereja Katolik Ungkap Pelecehan Seksual di AS Meningkat

Esti Utami

Sabtu, 21 Mei 2016 | 13:52 WIB
Audit Gereja Katolik Ungkap Pelecehan Seksual di AS Meningkat
Ilustrasi pelecehan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Audit tahunan laporan pelecehan seksual oleh anggota keuskupan Katolik Roma di Amerika Serikat yang diumumkan Jumat (20/5/2016) waktu setempat, menunjukkan bahwa jumlah laporan pelecehan dan nilai ganti rugi bagi korban pelecehan seksual meningkat tajam.

Audit menunjukkan bahwa 838 orang mengajukan laporan dari 1 Juli 2014, hingga 30 Juni 2015. Para korban mengaku telah dilecehkan secara seksual oleh uskup, diaken, atau anggota lembaga agama saat mereka anak-anak.

Menurut Konferensi Waligereja AS, data itu meningkatkan 35 persen dari 620 laporan pelecehan seksual pada tahun sebelumnya. Peningkatan itu, menurut para uskup, sebagian besar tercermin dari sejumlah besar klaim di enam keuskupan, yang mengajukan kebangkrutan atau berada di negara-negara yang membuka peluang bagi korban untuk menuntut sebuah kasus lama kekerasan seksual.

Sementara itu, sebagian besar laporan tersebut terkait dengan kasus kekerasan seksual pada tahun 1960-an, 70-an dan 80-an. Ada 26 laporan yang dibuat oleh anak di bawah umur yang dilecehkan belum lama ini.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa paroki Katolik dan kelompok lainnya menghabiskan 153,6 juta dolar untuk membayar ganti rugi, biaya bantuan hukum, dan biaya lainnya yang berkaitan dengan klaim kekerasan seksual selama periode audit. Jumlah itu meningkat 29 persen dari 119,1 juta dolar pada tahun sebelumnya.

Laporan tidak mengatakan kota mana yang mengalami peningkatan tajam. Keuskupan Agung St. Paul dan Minneapolis mengajukan kebangkrutan sementara negara bagian Minnesota dan Hawaii mencabut statuta pembatasan untuk melaporkan kasus-kasus lama pelecehan selama periode yang dicakup oleh laporan itu.

Kebangkrutan biasanya menyebabkan lonjakan laporan oleh para penyintas karena mereka takut tidak lagi memiliki peluang untuk mencari keadilan, kata Marci Hamilton, seorang profesor di New York Cardozo School of Law yang telah mempelajari krisis pelecehan seksual.

Ia menilai semua korban tersebut mungkin belum pernah melapor dan akhirnya memutuskan untuk melakukannya karena beranggapan itu mungkin adalah kesempatan terakhir mereka.

Temuan itu muncul di edisi ke-13 dari laporan itu, sebuah praktik yang telah dilakukan gereja setelah munculnya laporan serangkaian pelecehan seksual oleh para uskup serta setelah upaya menutupi kasus-kasus itu secara sistematik oleh hirarki Katolik meledak di media Amerika Serikat pada tahun 2002.

Pola serupa pelecehan seksual telah muncul di keuskupan di seluruh dunia sejak saat itu, merongrong otoritas moral gereja dan menguras keuangannya untuk membayar miliaran dolar biaya ganti rugi. Paus Fransiskus pada tahun 2014 membentuk sebuah komisi Vatikan yang ditujukan untuk membangun praktik terbaik guna membasmi aksi kejahatan di paroki. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ART Diduga Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus karena Dijanjikan Uang

ART Diduga Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus karena Dijanjikan Uang

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Kronologi Pelecehan Seksual Influencer Sashfir di Toilet Restoran Steak Senopati

Kronologi Pelecehan Seksual Influencer Sashfir di Toilet Restoran Steak Senopati

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

News | Senin, 28 September 2026 | 07:36 WIB

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:44 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP

Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×