Tanggapi Sindiran Ahok, Begini Respon Tim Advokasi Teluk Jakarta

Ririn Indriani, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 22 Mei 2016 | 18:32 WIB
Tanggapi Sindiran Ahok, Begini Respon Tim Advokasi Teluk Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Salah satu tim Advokasi Selamatkan Teluk Jakarta, Tigor Hutapea, menanggapi sindiran Gubernur DKI Jakarta terhadap sejumlah aktivis lingkungan yang dianggap bungkam soal adanya reklamasi Kali Ciliwung. Reklamasi yang dimaksud berupa bangunan liar yang ditempati warga dan penumpukan sampah di bibir sungai.

Menurut Tigor, alasan warga miskin tinggal di bantaran kali Ciliwung lantaran pemerintah tidak bisa memberikan akses tempat tinggal yang laik.

"Mereka tidak bisa membeli lahan yang ada di Jakarta. Itu permasalahannya, sehingga mereka memanfaatkan pinggiran sungai menjadi tempat kehidupan mereka. Sediakan dong perumahan-perumahan dan lahan-lahan bagi masyarakat yang tidak mampu membangun rumah, masyarakat juga sadar kok," katanya usai menggelar jumpa pers bertema Selamatkan Teluk Jakarta di kawasa. Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016).

Tigor menilai tindakan Pemprov DKI menggusur warga bantaran Kali Ciliwung sangat tidak tepat, karena penggusuran tersebut dilakukan sebelum warga mendapatkan relokasi atas penggusuran tersebut.

"Masyarakat digusur. Tapi juga sediakan tempat bermukim yang baik bagi mereka. Bukan sekarang mereka digusur, tapi tidak ada tempat yang layak bagi mereka," katanya.

Tigor juga menilai betonisasi yang dilakukan di sepanjang proyek normalisasi Kali Ciliwung tersebut juga memperparah pencemaran lingkungan ke Teluk Jakarta. Sebab menurutnya, upaya betonisasi dalam proyek normalisasi Kali Ciliwung bisa menghambat proses peresepan air yang nantinya bisa berdampak terhadap banjir di Jakarta.

"Seharusnya tidak dibeton tapi harus direstorasi , ditanami bambu, ditanami tumbuhan-tumbuhan lain sehingga bisa mengikat limbah-limbah yang ada sungai-sungai jakarta. Jadi, pengelolaannya itu harus dari hulu hingga ke hilir," kata Tigor.

Sebelumnya, Ahok sempat menyindir sejumlah aktivis lingkungan yang kerap menyuarakan penolakan terhadap proyek reklamasi teluk Jakarta.

"Tadi ada yang ikut kan. Makanya ini yang selalu saya katakan, di mana suara aktivis ketika melihat Ciliwung direklamasi? Masih tidak ada komentar," kata Ahok saat meninjau proyek normalisasi Kali Ciliwung, di kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, Rabu (18/5/2016).

Seharusnya, kata Ahok, para aktivis lingkungan juga menyikapi pencemaran lingkungan di Kali Ciliwung. Pasalnya, dia menilai, akibat banyaknya bangunan dan sampah-sampah di sepanjang bantaran Kali Ciliwung berdampak pada banjir yang kerap melanda Ibu Kota.

"Kalian lihat nggak tadi? Hampir seluruh Ciliwung itu direklamasi dengan tanah, dengan kayu, dengan sampah, lalu kemudian membuat rumah-rumah untuk disewakan. Jadi yang suka protes kami, adalah orang-yang suka menyewakan (rumah)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Ketua DPRD DKI Soal Desakan Gunakan HMP untuk Gulingkan Ahok

Kata Ketua DPRD DKI Soal Desakan Gunakan HMP untuk Gulingkan Ahok

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 17:39 WIB

KPK Angkat Bicara Soal "Perjanjian Preman" Ahok

KPK Angkat Bicara Soal "Perjanjian Preman" Ahok

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 19:33 WIB

Massa Anti-Ahok Lempari Kantor KPK, Rusak Halte Transjakarta

Massa Anti-Ahok Lempari Kantor KPK, Rusak Halte Transjakarta

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 18:03 WIB

Pimpinan DPRD DKI Anggap Biasa Aksi Rusuh Penolak Ahok

Pimpinan DPRD DKI Anggap Biasa Aksi Rusuh Penolak Ahok

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 16:36 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×