Ada Desakan Diberhentikan dari Menhan, Ryamizard: Endasnya!

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 Juni 2016 | 12:43 WIB
Ada Desakan Diberhentikan dari Menhan, Ryamizard: Endasnya!
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Belakangan muncul desakan agar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu diberhentikan dari jabatannya karena berbeda sikap dengan Presiden Joko Widodo atas penyelesaian persoalan peristiwa 1965.

Menhan dianggap masih melihat aspirasi pengungkapan kebenaran dan remedy bagi korban sebagai ancaman bagi ketahanan negara. Sementara Jokowi lebih melihat dimensi kemanusiaan sehingga jika betul-betul ada kemanusiaan yang diciderai di masa lalu, maka harus dipulihkan.

Menanggapi adanya desakan atas dasar tidak kompak dengan Presiden, Ryamizard menegaskan lebih baik jangan membelok-belokkan masalah.

"Ada lagi saya harus diberhentikan segala macem. Endasnya (kepalanya). Jadi kita sebagai bangsa meneruskan perjalanan masih panjang, jangan mengutak atik," kata Ryamizard dalam sambutan pada Simposium Nasional bertema Mengamankan Pancasila Dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Menhan meminta semua pihak menjernihkan pemikiran untuk meredam polemik adanya kebangkitan PKI di Indonesia.

"Mari kita jernihkan pikiran kita. Kalau kotor terus nggak akan terbangun bangsa ini, dengan pikiran kotor itu," katanya.

Sikap Menhan tegas menolak wacana pemerintah rekonsiliasi dengan korban 1965, apalagi meminta maaf atas peristiwa tahun itu.

"Rekonsiliasi dengan siapa? Dengan PKI? Orangnya sudah pada mati kok, nggak usahlah. Yang perlu direkonsiliasi adalah Orde Baru, Orde Lama atau orde reformasi. Kalau masih ada orde-orde berarti belum satu, masih terpecah-pecah," ujar Ryamizard.

Ryamizard menilai wajar bila tentara marah dengan kebangkitan Partai Komunis Indonesia. Dia mengatakan pernyataannya ini untuk memprovokasi.

"Kalau tentara marah sepantasnya karena PKI bukan berdasar Pancasila, jelas. Saya menteri pertahanan, bukan provokasi. Saya kalau bilang benar ya benar. Rakyat itu basis kekuatan negara," ujar Ryamizard.

Selanjutnya, Ryamizard menyebut lima paham besar di dunia, yakni liberalisme, kapitalisme, komunisme, radikalisme, dan Pancasilaisme.

Menurut dia paham liberal, kapitalis, komunis, dan radikal merupakan buatan manusia yang bersifat materialisme. Berbeda dengan Pancasila yang menurutnya merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.

"Pancasila bukan agama, tapi pegangan bersama. Kita harus yakini itu. Yakin Pancasila pasti menang. Perang modern Penguasaan tata kelola berdasarkan Pancasila," kata dia.

Ryamizard menilai paham Pancasila akan menang melawan empat ideologi yang bersifat materialisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan: Ini Pemberontak (PKI) Pantes-pantes Saja Mati

Menhan: Ini Pemberontak (PKI) Pantes-pantes Saja Mati

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 12:31 WIB

Menhan: di Jerman, Pakai Atribut Nazi Langsung Ditangkap

Menhan: di Jerman, Pakai Atribut Nazi Langsung Ditangkap

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 11:23 WIB

Kivlan: PKI Bangkit Dipimpin Wahyu Setiaji, Siapkan 15 Juta Orang

Kivlan: PKI Bangkit Dipimpin Wahyu Setiaji, Siapkan 15 Juta Orang

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 01:43 WIB

Lemhanas: Simposium Aryaduta Tak Hanya Bahas Soal Tragedi 1965

Lemhanas: Simposium Aryaduta Tak Hanya Bahas Soal Tragedi 1965

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 22:43 WIB

FPI Klaim Sejumlah Indikasi Kebangkitan PKI

FPI Klaim Sejumlah Indikasi Kebangkitan PKI

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 21:55 WIB

Terkini

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:24 WIB

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

News | Senin, 02 November 2026 | 17:22 WIB

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:21 WIB

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

×