Tolak Reklamasi, Ini Saran Ahok Buat Para Aktivis Lingkungan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 02 Juni 2016 | 11:40 WIB
Tolak Reklamasi, Ini Saran Ahok Buat Para Aktivis Lingkungan
Pulau hasil reklamasi pulau C dan D di Pantai Utara Jakarta, Rabu (4/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku heran dengan seruan penolakan proyek reklamasi Teluk Jakarta dari para aktivis, terutama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. Ahok meminta para aktivis mempelajari masalah penurunan muka tanah di Jakarta berdasarkan kajian Belanda. Ahok mengatakan untuk memecahkan masalah penurunan muka tanah di Ibu Kota, reklamasi pulau dan pembangunan tanggul merupakan solusi paling realistis.

"Makanya kasih tahu Walhi, kalau tidak setuju reklamasi. Pertama pelajari kajian Belanda. Bahwa Jakarta ini (permukaan tanahnya) makin turun. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan itu, melakukan reklamasi, membuat tanggul," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Seruan penolakan reklamasi Teluk Jakarta semakin menguat majelis hakim PTUN Jakarta mengabulkan gugatan nelayan atas Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta kepada PT. Muara Wisesa Samudra. Putusan itu dibacakan Hakim Ketua Adhi Budhi Sulistyo dalam sidang putusan yang digelar di PTUN, Selasa (31/6/2016). Hakim juga memerintahkan agar tergugat menunda pelaksanaan keputusan Gubernur DKI Jakarta sampai berkekuatan hukum tetap.

Ahok juga mengaku heran dengan para aktivis yang justru mempermasalahkan izin reklamasi yang dikeluarkannya. Ahok kemudian mempertanyakan izin pembuatan pulau di Teluk Jakarta yang sebelumnya telah dikeluarkan zaman Gubernur Fauzi Bowo.

"Kalau tidak setuju reklamasi, yang di PTUN-kan itu Keppres 95, atau minimal Pergub Foke 2012, yang kasih 17 pulau, kenapa sih pilih-pilih yang khusus, yang saya keluarin? Anda, kan nggak setuju reklamasi toh?berarti yang KBN (Kawasan Berikat Nasional) juga mesti digugat itu ilegal lagi," katanya.

Ahok tak habis pikir dengan para aktivis lingkungan yang menurutnya memprotes reklamasi Teluk Jakarta, tetapi tutup mata aksi nelayan yang di sepanjang pantai utara.

"Terus nelayan-nelayan yang reklamasi pakai kerang-kerang sepanjang utara, kok (Walhi) nggak ribut? katanya pecinta lingkungan, itu saja saya tanya sama Walhi," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akan Didemo Massa di KPK, Ahok Malah Bercanda Seperti Ini

Akan Didemo Massa di KPK, Ahok Malah Bercanda Seperti Ini

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 10:55 WIB

Ahok Mau Diusung Partai, Habiburokhman: Klaim KTP Cuma Gertak

Ahok Mau Diusung Partai, Habiburokhman: Klaim KTP Cuma Gertak

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 06:31 WIB

KSPI Demo Bawa Spanduk Tulisan: Yth. KPK, Tangkap Ahok

KSPI Demo Bawa Spanduk Tulisan: Yth. KPK, Tangkap Ahok

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 16:19 WIB

KPK Harus Speed Up Lagi, Kenapa SK Ahok Soal Pulau G Bermasalah

KPK Harus Speed Up Lagi, Kenapa SK Ahok Soal Pulau G Bermasalah

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 15:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×