Ini Bisa Terjadi Jika Semua Pemilu Dilaksanakan 2024

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Minggu, 05 Juni 2016 | 15:24 WIB
Ini Bisa Terjadi Jika Semua Pemilu Dilaksanakan 2024
Logistik pemilu kepala daerah (Pilkada) saat pendistribusian dari KPU Denpasar. (Antara)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Pilkada Berintegritas mengkhawatirkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang. Pasalnya, pada tahun yang sama akan berlangsung juga pemilihan Presiden, DPR, DPD dan DPRD.

"Hal ini tentu bukan desain ideal untuk menata ulang jadwal penyelenggaraan Pemilu," kata koordinator Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi, Fadli Ramadhanil, di Menteng, Jakarta, Minggu (5/6/2016).

Kekhawatiran tersebut didasarkan pada dua aspek, pertama aspek penyelenggara. Menurut Fadli, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu akan kelabakan dalam mengurusi segala persiapan dan penyelenggaraan Pemilu.

"Penyelenggaraan Pemilu borongan seperti ini akan memberikan beban yang sangat luar biasa bagi KPU dan Bawaslu," terangnya.

Dia mengungkapkan, meskipun penyelenggaraan Pemilu tidak dilaksanakan dalam bulan dan hari yang sama, tetapi penyelenggaraan Pemilu di tahun yang sama akan membuat ruang konsolidasi dan persiapan bagi KPU dan Bawaslu sempit.

"Akan semakin rawan terjadinya kesalahan-kesalahan teknis dalam penyelenggaraan karena pemilu yang semakin banyak," tutur Fadli.

Kemudian aspek yang kedua, yaitu aspek pemilih. Fadli menilai, dengan banyaknya pelaksanaan Pemilu di tahun yang sama, akan berpengaruh pada rasionalitas dan partisipasi pemilih.

"Partisipasi pemilih, baik dari segi memberikan suara maupun pengawalan proses Pemilu, dikhawatirkan akan semakin turun," tuturnya.

Pun demikian juga bagi peserta Pemilu itu sendiri, yaitu calon dan partai politik. Fadli menilai, penyelenggaraan pemilu di tahun yang sama berpotensi memicu konflik di internal partai.

"Juga tidak akan memberikan waktu bagi peserta Pemilu, terutama partai politik untuk melakukan konsolidasi pasca Pemilu Nasional menuju ke kepala daerah. Kondisi ini akan rawan memantik konflik di internal partai politik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Revisi UU Pilkada Dinilai Masih Lemah

Hasil Revisi UU Pilkada Dinilai Masih Lemah

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 13:25 WIB

MK Harus Waspada Judicial Review UU Pilkada Disusupi Tangan Lain

MK Harus Waspada Judicial Review UU Pilkada Disusupi Tangan Lain

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 15:30 WIB

Politisi PKS Kompori Anggota Dewan Gugat ke MK Soal UU Pilkada

Politisi PKS Kompori Anggota Dewan Gugat ke MK Soal UU Pilkada

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 14:32 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB