Menteri Susi Minta Nelayan Tak Bergantung BBM Bersubsidi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 13 Juni 2016 | 00:13 WIB
Menteri Susi Minta Nelayan Tak Bergantung BBM Bersubsidi
Rapat kerja dengan komisi IV DPR RI, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengharapkan nelayan tidak perlu lagi terlalu bergantung kepada bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab pencurian ikan ilegal diklaim akan hilang.

"Penghasilan nelayankan banyak kalau sudah tidak ada lagi 'ilegal fishing' yang nantinya akan kita berantas perlahan-lahan di wilayah NTT ini," katanya kepada para nelayan saat berdialog dengan nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tenau, Kupang, Minggu (12/6/2016).

Hal ini disampaikannya menanggapi permintaan dari nelayan di Kota Kupang yang mengharapkan bisa terus mendapatkan BBM bersubsidi pascaMenteri ESDM Sudirman Said menyatakan subsidi solar akan diturunkan dan dialihkan ke sektor produktif.

Ia meminta agar dengan hasil laut yang sangat banyak nelayan tentu saja bisa membeli BBM tanpa harus mengandalkan BBM bersubsidi, karena sejauh ini negara sudah terlalu banyak memberikan yang terbaik bagi rakyatnya.

"Jangan lagi membebani negara dengan meminta BBM bersubsidi. Pemerintah justru sejauh ini sudah menjaga laut dengan segala risiko dan biayanya. Oleh karena itu jangan terlalu meminta banyak dari BBM bersubsidi," tambahnya.

Sejauh ini, lanjutnya, KKP sendiri sudah menenggelamkan sejumlah kapal dan menjaga perairan di Indonesia agar tidak dicuri negara lain.

Menurut dia, banyak biaya bermiliar bahkan trilliun yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk menjaga laut semuanya demi kesejateraan nelayan.

"Sudahlah, kalau tidak ada Subsidi ya tidak apa-apa yang pentingkan solarnya ada," tegasnya.

Menteri KKP juga meminta bantuan nelayan Tenau Kupang untuk memberikan data-data koordinat titik-titik rumpon di perairan NTT agar bisa segera diberantas.

"Kita sudah terima laporan mengenai keberadaan rumpon di perairan NTT sehingga kita minta bantuan dari nelayan untuk memberikan data koordinat rumpon agar segera kita berantas. Kalau kita bekerja secara bersama-sama tentu saja nanti nelayan di sini akan makmur dan melimpah hasil tangkapannya," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Rob Mengancam Perkampungan Nelayan di Pamekasan

Banjir Rob Mengancam Perkampungan Nelayan di Pamekasan

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 07:15 WIB

Menteri Susi Pangkas Anggaran Rp2,89 Triliun

Menteri Susi Pangkas Anggaran Rp2,89 Triliun

Foto | Rabu, 08 Juni 2016 | 15:46 WIB

Izin Impor Ikan Menuai Kritik, Ini Jawaban KKP

Izin Impor Ikan Menuai Kritik, Ini Jawaban KKP

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 09:16 WIB

Menteri Susi Perintahkan BUMN Beli Ikan dari Nelayan

Menteri Susi Perintahkan BUMN Beli Ikan dari Nelayan

Bisnis | Minggu, 05 Juni 2016 | 04:12 WIB

Nikmati Hidangan Laut dengan Cara Beda di Sini

Nikmati Hidangan Laut dengan Cara Beda di Sini

Lifestyle | Jum'at, 03 Juni 2016 | 17:21 WIB

Pemerintah Luncurkan Program Satu Data untuk Kelautan Perikanan

Pemerintah Luncurkan Program Satu Data untuk Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 13:28 WIB

KKP Beri 80 Persen Anggaran Buat Stakeholder Kelautan Perikanan

KKP Beri 80 Persen Anggaran Buat Stakeholder Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 11:12 WIB

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Foto | Jum'at, 27 Mei 2016 | 18:32 WIB

KKP Gagalkan Penyelundupan Ikan Hiu Paus Ilegal

KKP Gagalkan Penyelundupan Ikan Hiu Paus Ilegal

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 17:41 WIB

81 ABK Asing di Taiwan Alami Perbudakan

81 ABK Asing di Taiwan Alami Perbudakan

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 02:00 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB