Cerita Guru Ngaji Sadis, Sebelum Bunuh Teman Diajak Meditasi

Siswanto, Welly Hidayat

Selasa, 14 Juni 2016 | 13:51 WIB
Cerita Guru Ngaji Sadis, Sebelum Bunuh Teman Diajak Meditasi
Jaelani, tersangka kasus pembunuhan terhadap Sumini [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Kasus pembunuhan terhadap Sumini yang jenazahnya dibuang ke parit dekat Perumahan Mutiara Sanggraha RT 9, RW 6, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, terungkap. Pelakunya yang tak lain adalah teman sendiri bernama Jaelani (35) telah dibekuk.

Namun, cerita tentang bagaimana pembunuhan tersebut terjadi tak ada habisnya.

Berdasarkan keterangan Jaelani kepada penyidik, kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Agung Budijono, sebelum dibunuh, Sumini sering curhat mengenai masalahnya. Sumini terlilit utang sebesar Rp46 juta, padahal sebenarnya Jaelani juga sedang susah karena kesulitan ekonomi.

Sumini, katanya, juga terus menerus meminta Jaelani untuk menghilangkan ingatan rentenir agar dia terbebas dari utang.

Sampai pada hari Rabu (8/6/2016), Jaelani mengajak Sumini meditasi di salah satu tempat di Jalan Baru, Cakung,Jakarta Timur. Menuju ke lokasi, Sumini membonceng sepeda motor Jaelani.

"Korban SM sepanjang perjalanan bercerita terus tentang masalahnya, dikejar-kejar rentenir, (korban) maunya ada amalan supaya rentenirnya supaya lupa," kata Agung.

Sebenarnya, ketika itu, Jaelani sudah menjelaskan kepada Sumini bahwa tidak ada amalan untuk kasus Sumini.

Sampai di tempat yang dituju, Jaelani yang sudah lama kesal karena terus menerus mendengarkan curhat soal utang, meminta Sumini untuk berbaring.

"Setelah mulai telentang Jaelani, mengambil pisau yang sudah disiapkannya, dan menancapkan pisau ke leher korban hingga terputus kepala korban tanpa mencabut pisaunya (seperti memotong kambing)," kata Agung.

Setelah korban tak bernyawa, Jaelani mencabut pisau dari leher korban. Sejurus kemudian, dia menyeret jasad dan membuangnya ke parit dekat tempat kejadian perkara.

"Buru buru Jaelani menyeret korban dan diletakkan di parit,"ujar Agung.

Kepada penyidik, Jaelani mengaku berprofesi sebagai guru mengaji di daerah Cilincing, Jakarta Utara.

Dia juga mengaku pada hari Kamis (9/6/2016) atau sehari setelah membunuh Sumini, dia sempat mengajar mengaji. Setelah itu, dia melarikan diri ke Indramayu.

"Dia membawa uang Rp200 ribu milik korban dan dua ponsel korban yang merek Samsung S4 sempat dijual Rp1 juta untuk menambah ongkosnya ke Indramayu, Jawa Barat," ujar Agung.

Sampai akhirnya, Jaelani ditangkap pada Minggu (12/6/2016 di rumah istri keduanya, di Losarang, Indramayu.

Dia ditangkap bersama barang bukti yang yang diambil dari korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Wanita yang Dibuang ke Parit

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Wanita yang Dibuang ke Parit

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 12:18 WIB

Kesal Sering Curhat, Sumini Digorok Kawannya Sampai Tewas

Kesal Sering Curhat, Sumini Digorok Kawannya Sampai Tewas

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 12:13 WIB

Terkini

Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian

Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:52 WIB

ESQA Cushion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Beda Seri Velvet Matte dan Satin

ESQA Cushion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Beda Seri Velvet Matte dan Satin

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:51 WIB

5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!

5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam

Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:47 WIB

A Poem Grows Inside You, Kisah Lembut tentang Keberanian Berbagi Karya

A Poem Grows Inside You, Kisah Lembut tentang Keberanian Berbagi Karya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Sharp Airest Satukan AC dan Air Purifier, Hadirkan Teknologi MERV 14 Bikin Udara Makin Sehat

Sharp Airest Satukan AC dan Air Purifier, Hadirkan Teknologi MERV 14 Bikin Udara Makin Sehat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:40 WIB

×