Bangun RS Kanker Sumber Waras Rp3 T, Ahok Cari Perusahaan Swasta

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 15 Juni 2016 | 12:09 WIB
Bangun RS Kanker Sumber Waras Rp3 T, Ahok Cari Perusahaan Swasta
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pembangunan rumah sakit khusus kanker dan jantung di sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras ditaksir membutuhkan duit sebesar Rp3 triliun, demikian dinyatakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hari ini.

"Bangun Sumber Waras kita butuh Rp3 triliun lebih. Hari ini juga Dinas Kesehatan dan KPK minta perencanaan dan sertifikatnya. Sertifikatnya sudah atas nama DKI sekarang. Kita mau bangun kita lihat saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Pernyataan Ahok menyusul pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi di DPR yang menyatakan pembelian 3,6, hektare lahan RS Sumber Waras senilai Rp755 miliar pada 2014 oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memenuhi unsur korupsi.

Ahok berharap pembangunan rumah sakit khusus kanker dan jantung di sebagian lahan RS Sumber Waras segera dapat dimulai.

Namun, prosesnya kemungkinan tidak bisa berjalan cepat sesuai rencana. Sebab, tadinya Ahok mengandalkan biaya pembangunan dari kontribusi tambahan perusahaan swasta yang menggarap reklamasi Teluk Jakarta. Namun, sejak ada kasus reklamasi, jadi terkendala.

"Bisa saja. Tadi saya berpikir kan kalau ada pulau yang berkontribusi kan lumayan pakai duit (pengembang reklamasi) yang bangun," kata Ahok.

Ahok mengatakan pembangunan rumah sakit kanker dan jantung itu tidak bisa memakai APBD. Sebab, terhalang dengan adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Uang Daerah. Permendagri melarang kepala daerah untuk menjalankan proyek multiyears.

Kemudian ketentuan Pasal 54 a ayat 6 Permendagri Nomor 21 tahun 2011 menyebutkan jangka waktu penganggaran kegiatan tahun jamak sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak melampaui akhir tahun masa jabatan kepala daerah berakhir.

"Kita punya masalah, bangun itu butuh dua tahun lebih sekarang itu jabatan saya cuma sampai Oktober 2017. Nah, itu yang saya bilang. Peraturan kita mengatur, pekerjaan yang melampaui tahun tunggal atau jamak itu nggak boleh," kata Ahok.

Lebih jauh, Ahok menyayangkan sejumlah kalangan yang terus menerus mempermasalahkan pembelian lahan RS Sumber Waras. Kalau saja tidak disoal, Jakarta sudah memiliki rumah sakit kanker tahun 2017.

"Coba kemarin nggak ada ribut, tahun 2015 mulai bangun, 2017 selesai," kata Ahok.

Saat ini, Ahok sedang menawarkan proyek tersebut ke perusahaan swasta yang mau menaikkan koefisien lantai bangunan. Nantinya, kontribusi tambahan itu akan dialihkan ke pembangunan rumah sakit kanker dan jantung.

"Solusinya aku mau cari lagi kontribusi lagi. Cari lagi siapa yang mau meninggikan lantai. Kalau dia mendekati Rp1 triliun, lu bangun dulu deh berapa biji," kata Ahok.

Ahok yakin apabila pembangunan dari pihak swasta tidak akan terhalang dengan tahun jamak.

"Nggak. Karena kalau swasta kan dia tahun jamak juga nggak masalah‎. Perjanjian menyerahkan," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Komisi III, KPK Paparkan Kronologis Penanganan Sumber Waras

Di Komisi III, KPK Paparkan Kronologis Penanganan Sumber Waras

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 11:55 WIB

BPK Tak Mau Komentar Soal Sikap KPK di Kasus RS Sumber Waras

BPK Tak Mau Komentar Soal Sikap KPK di Kasus RS Sumber Waras

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 11:36 WIB

Masinton Berharap KPK dan BPK Profesional Menjalankan Fungsinya

Masinton Berharap KPK dan BPK Profesional Menjalankan Fungsinya

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 11:23 WIB

Komisi III Lanjutkan Rapat dengan KPK Bahas Sumber Waras

Komisi III Lanjutkan Rapat dengan KPK Bahas Sumber Waras

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 10:44 WIB

Komisi III Minta BPK Harus Bertanggung Jawab soal Sumber Waras

Komisi III Minta BPK Harus Bertanggung Jawab soal Sumber Waras

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 10:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×