Juli-September, Jawa Timur Dilanda La Nina

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 Juni 2016 | 23:34 WIB
Juli-September, Jawa Timur Dilanda La Nina
Ilustrasi hujan deras di daerah kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Kabupaten Malang mengumumkan wilayah Jawa Timur bakal mengalami fenomena Cuaca La Nina mulai Juli hingga September 2016. Ini ditandai dengan curah hujan tinggi.

"Dampak fenomena cuaca La Nina saat ini baru mencapai 52 persen. Fenomena baru terlihat lewat kekuatan angin saja, yakni mencapai 20 hingga 40 knot kilometer per jam. Normalnya hanya 10-20 knot kilometer per Jam," ujar Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Kabupaten Malang, Hartanto di Kantor BMKG Malang, Jawa Timur, Rabu (15/6/2016).

Dampak fenomena cuaca La Nina ini terjadi pada bulan Oktober. Namun demikian, pada bulan Juli fenomena itu sudah mulai terjadi.

Pada saat itu curah hujan di atas normal dan suhu permukaan air laut Selatan Jawa dan Nusa Tenggara berubah menjadi hangat.

Wilayah Jawa Timur yang sudah atau sedang mengalami musim kemarau dengan fenomena La Nina ini disebut Musim Kemarau Basah.

"Pada wilayah yang sedang mengalami musim kemarau, potensi curah hujan tinggi masih bisa kondusif, tetapi beda dengan wilayah yang belum mengalami musim kemarau, akan berdampak pada curah hujan tinggi disertai petir," urainya.

Dampak fenomena La Nina ini akan menambah pasokan air tinggi karena intensitas hujan bertambah. Kondisi ini berbeda dengan fenomena El Nino yang membuat pasokan air menurun.

Selain berdampak pada curah hujan tinggi, La Nina juga membawa dampak positif terhadap perairan di laut selatan, yakni melimpahnya ikan tuna. La Nina membawa dampak ikan tuna berkerumun di laut selatan. Sehingga nelayan mudah memanennya.

Akan tetapi, kata Hartanto, banyaknya ikan tuna tersebut dibarengi dengan gelombang laut yang cukup ekstrim, yakni mencapai 2,5 hingga 3 meter. Bahkan, kondisi laut selatan akan tetap bergelombang tinggi hingga La Nina selesai akhir tahun ini.

"Karena kondisi gelombang laut cukup tinggi, tidak memungkinkan bagi nelayan untuk melaut dan akhirnya ikan laut di pasaran langka yang berdampak pada harga ikan menjadi mahal. Dan yang juga patut diwaspadai adalah titik-titik penyeberangan," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

La Nina akan Menguat, Banjir Longsor Diprediksi Meningkat

La Nina akan Menguat, Banjir Longsor Diprediksi Meningkat

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 13:56 WIB

BMKG: Waspadai Hujan Lebat Beberapa Hari ke Depan

BMKG: Waspadai Hujan Lebat Beberapa Hari ke Depan

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 13:37 WIB

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Madiun

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Madiun

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 07:57 WIB

Hujan Deras, 39 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

Hujan Deras, 39 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 23:08 WIB

BMKG: Waspadai Hujan Lebat di Jabodetabek 15-17 Februari

BMKG: Waspadai Hujan Lebat di Jabodetabek 15-17 Februari

News | Minggu, 14 Februari 2016 | 20:15 WIB

BMKG Prediksi Sulteng Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor

BMKG Prediksi Sulteng Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 10:18 WIB

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 01:03 WIB

BMKG: Waspadai Longsor di Awal La Nina

BMKG: Waspadai Longsor di Awal La Nina

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 07:08 WIB

Antisipasi Pohon Tumbang, Pemprov DKI Siapkan Satgas

Antisipasi Pohon Tumbang, Pemprov DKI Siapkan Satgas

News | Selasa, 10 November 2015 | 11:10 WIB

Hujan Deras, Warga di Bunderan HI Berlarian Cari Perlindungan

Hujan Deras, Warga di Bunderan HI Berlarian Cari Perlindungan

News | Minggu, 15 Februari 2015 | 11:04 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×