Bupati Purwakarta: Intoleransi adalah Produk Politik

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2016 | 01:41 WIB
Bupati Purwakarta: Intoleransi adalah Produk Politik
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan seorang kepala daerah harus konsisten jika menghadapi isu toleransi di daerahnya. Jangan sampai kepala daerah suburkan intoleransi.

"Konsistensi pemimpin suatu daerah menjadi hal yang krusial saat dihadapkan dengan isu toleransi. Hal ini menjadi perhatian kami di Purwakarta," katanya di Purwakarta, Kamis (16/6/2016).

Sikap yang konsisten dalam memandang isu toleransi ialah dengan berpegang teguh pada konsitusi yang telah ditetapkan. Kebebasan beragama, berkeyakinan, dan beribadah dijamin negara. Hal tersebut yang mendasari semua tindakan untuk saling menghormati.

Lanjut Dedi, seorang kepala daerah tidak bisa mendasari kebijakannya terkait kasus intoleransi atas dasar kepentingan mayoritas.

"Jangan karena tindakan intoleran ini dilakukan oleh konstituen yang banyak dan dianggap populis, kepala daerah jadi menerima tindakan intoleran itu," kata Dedi.

Ia menganggap kalau kebijakan-kebijakan yang bernuansa melanggengkan tindakan intoleransi merupakan produk politik dalam rangka meraup popularitas di mata publik semata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Abdul Basit: Ahmadiyah dan Islam Santun Bertoleransi

Abdul Basit: Ahmadiyah dan Islam Santun Bertoleransi

wawancara | Senin, 13 Juni 2016 | 07:00 WIB

Ambon Ingin Jadi 'Laboratorium' Kerukunan Umat Beragama

Ambon Ingin Jadi 'Laboratorium' Kerukunan Umat Beragama

News | Sabtu, 11 Juni 2016 | 02:03 WIB

Wapres Nilai Libur Perayaan Agama Jadi Simbol Harmoni

Wapres Nilai Libur Perayaan Agama Jadi Simbol Harmoni

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 04:06 WIB

Bekasi Bentuk Majelis Kerukunan Umat Beragama di Tingkat RT/RW

Bekasi Bentuk Majelis Kerukunan Umat Beragama di Tingkat RT/RW

News | Minggu, 17 April 2016 | 06:56 WIB

Umat Kristiani dan Hindu Meriahkan MTQ Kotawaringin Timur

Umat Kristiani dan Hindu Meriahkan MTQ Kotawaringin Timur

News | Minggu, 17 April 2016 | 06:51 WIB

Komaruddin Hidayat: Radikalisme, HAM dan Beban Pemerintah

Komaruddin Hidayat: Radikalisme, HAM dan Beban Pemerintah

wawancara | Senin, 11 April 2016 | 07:00 WIB

Kebebasan Sipil 3 Provinsi Ini Selalu Rendah

Kebebasan Sipil 3 Provinsi Ini Selalu Rendah

News | Minggu, 13 Maret 2016 | 15:49 WIB

Kerukunan Umat Bergama di Bali sangat Tinggi

Kerukunan Umat Bergama di Bali sangat Tinggi

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 15:07 WIB

Jalaluddin Rakhmat: Benih Radikalisme dan Intoleransi Indonesia

Jalaluddin Rakhmat: Benih Radikalisme dan Intoleransi Indonesia

wawancara | Senin, 07 Maret 2016 | 07:00 WIB

Hadir di Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Sultra, Ini Pesan Menag

Hadir di Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Sultra, Ini Pesan Menag

News | Minggu, 14 Februari 2016 | 05:34 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB