Soal Aliran Dana Rp30 M, Relawan Ahok: Ini Cerita Hitam, Fitnah

Madinah | Dian Rosmala | Suara.com

Minggu, 19 Juni 2016 | 19:18 WIB
Soal Aliran Dana Rp30 M, Relawan Ahok: Ini Cerita Hitam, Fitnah
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Norman Hadinugroho, relawan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tegas membantah terkait aliran dana sebesar Rp30 miliar yang masuk ke komunitas Teman Ahok. Menurut Norman, ini merupakan fitnah yang ditiupkan salah seorang anggota DPR.

"Jadi sebenarnya ini dihembuskan dari DPR RI, Junimart Girsang dari PDIP. Sebenarnya ini cerita hitam, ini fitnah, itu nggak ada. tidak ada sama sekali," kata Norman di Hotel Cemara, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (19/6/2016).

Norman menantang pihak terkait melacak langsung ke Teman Ahok. Bahkan, dia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menangani tuduhan tersebut.

"Boleh dilacak ke teman Ahok. Teman Ahok kan sudah mengatakan, kita minta KPK yang menelusuri kebenaran uang itu," kata Norman.

Norman berdalih uang operasional Teman Ahok berasal dari keuntungan jualan kaos.

"Kita berjuang sampai jual kaos kok. Kita jual kaos, jual merchandise, bayangkan saja kalau anak-anak muda itu (Teman Ahok) bisa megang duit sebesar itu, mungkin pingsan kali ya," tutur Norman.

Diceritakan Norman, mulanya komunitas Teman Ahok memang mendapatkan pinjaman dana dari salah seorang pendukung Ahok bernama Hasan Hasbi. Tapi, kata dia, pinjaman tersebut sudah dikembalikan.

"Awalnya memang diberikan pinjaman sama teman, tapi uang itu sudah dikembalikan. Mas Hasbi itu, karena dia juga salah satu pendiri teman Ahok," tutur Norman.

"Uang itu kita gunakan untuk buat kaos, kita gunain untuk ngebiayain perjuangan teman-teman Ahok yang mau bergerak," kata Norman.

Lebih lanjut Norman mengtakakan pihaknya sudah menanyakan perihal tudingan sepihak ini kepada Junimart Girsang. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk perlawanan Teman Ahok kepada Junimart.

"Teman Ahok kalau mau diperiksa oleh KPK ya silahkan. Yang jelas tim kita sudah menanyakan ini kepada orang yang menyebarkan isu itu. Kita meminta jawabannya, kita ada perlawanan dari gerakan ini. Karena ini nggak benar, ini fitnah," kata Norman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1 Juta KTP Terkumpul, Ahok: Terima Kasih

1 Juta KTP Terkumpul, Ahok: Terima Kasih

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 18:05 WIB

Cara Teman Ahok Berkilah Terima Rp30 Miliar dari Proyek Reklamasi

Cara Teman Ahok Berkilah Terima Rp30 Miliar dari Proyek Reklamasi

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 17:11 WIB

Teman Ahok Rayakan Perolehan 1 Juta KTP

Teman Ahok Rayakan Perolehan 1 Juta KTP

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 16:23 WIB

Menurut Teman Ahok, Golkar Sangat Mengerti Suara Rakyat

Menurut Teman Ahok, Golkar Sangat Mengerti Suara Rakyat

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 15:01 WIB

Terkini

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB