Dapat 1 Juta KTP, Ini Enam Sikap Politik Teman Ahok

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 19 Juni 2016 | 21:02 WIB
Dapat 1 Juta KTP, Ini Enam Sikap Politik Teman Ahok
Juru bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas di Jakarta, Kamis (9/6/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Teman Ahok sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta fotokopi KTP warga Jakarta untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dukungan ini nantinya akan digunakan Ahok sebagai kendaraan maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta dari jalur independen.

Satu juta dukungan terkumpul, Teman Ahok menggelar acara penghitungan mundur menuju satu juta KTP yang ditutup dengan doa dan buka puasa bersama sebagai bentuk rasa syukur terkumpulnya 1 Juta KTP untuk membawa Ahok maju di Pilkada DKI dari jalur independen.

Setelah target terpenuhi, Teman Ahok memiliki 6 sikap untuk Ahok. Enam sikap dari Teman Ahok ini dibacakan secara bergantian oleh para pendiri Teman Ahok dan disaksikan langdung oleh Ahok.

Pendiri Teman Ahok, Singgih Widiastono mengatakan pihaknya tidak akan pernah meninggalkan Ahok. Sebab tidak ada Teman Ahok tanpa Ahok. Singgih juga menerangkan Teman Ahok bergerak atas nama gerakan sosial dan bukan gerakan politik serta berjuang atas dasar keprcayaan kepada pemimpin, bukan atas kepetingan.

"Ahok adalah sosok yang mempersatukan kami dalam satu tujuan yang tidak akan pernah berubah sampai sekarang," kata Singgih di Markas Teman Ahok, Komplek Graha Pejaten nmor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2016).

Selain itu pendiri Teman Ahok lainnya, Amalia Ayuningtyas menjelaskan tujuan dibentuknya Teman Ahok agar Basuki Tjahaja Purnama bisa ikut Pilgub DKI dan terpilih sebagai gubernur DKI 2017-2022 tanpa ada hutang politik.

"Suapaya Bapak Ahok mampu jadi gubernur yang mandiri dan tidak tersandera oleh kepentingan politik, bahkan oleh Teman Ahok sendiri," ujarnya.

"Hutang Ahok hanya kepada rakyat yang memilihnya secara langsung, bukan yang menyediakan tiket atau yang mengusungnya," tambah Amalia.

Richard Handris Saerang menambahkan, KTP yang dikumpulkan oleh Teman Ahok bukanlah milik Teman Ahok, melainkan milik warga Jakarta. KTP ini hanya dapat digunakan sebagai kendaraan politik jika ditandatangani oleh Pak Ahok sendiri.

"Teman Ahok hanya pihak yang mengumpulkan dan yang memfasilitasi. Tidak mempunyai kepentingan di dalamnya," kata dia.

Teman Ahok lainnya, Muhammad Fathony mengatakan Teman Ahok siap bekerja sama dengan seluruh pihak dengan tujuan yang sama, baik itu dari relawan maupun dengan parpol yang mendukung Ahok tanpa syarat dan hutang politik.

"Teman Ahok bukan relawan anti parpol. Gerakan Teman Ahok justru ingin memperlihatkan aspirasi warga kepada parpol. Dan kami bersyukur hari ini sudah ada beberap parpol yang mendukung aspirasi tersebut," kata dia.

Aditya Yogi Prabowo menambahkan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga Jakarta yang sudah mendukung Teman Ahok serta partai politik seperti Nasdem, Hanura dan Golkar.

"Teman Ahok adalah relawan berbasis masyarakat bukan poltisi dan tidak berpengalaman dengan intrik politik," katanya.

Terakhir, pernyataan sikap ini dibacakan oleh Singgih. Ia mengatakan, jalur partai politik mereka ibaratkan sebagai jalan tol. Namun ia berharap tiga partai politik yang sudah mendukung Ahok bisa menunjukan keseriusan dukungannya dengan mengusung Ahok.

"Tapi kami harap parpol tidak hanya deklarasi dengan ucapan saja kami menunggu langkah nyata dari parpol dengan membuat keterangan resmi," kata dia.

"Satu juta KTP yang dikumpulkan dalam waktu setahun, dalam waktu satu detik bisa digantiikan dalam selembar kertas, dan ditandatangani oleh ketua umum parpol, sehingga kepercayaan kepada parpol juga akan tumbuh," sambung Singgih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sebut Tak Mudah Kumpulkan 1 Juta KTP

Ahok Sebut Tak Mudah Kumpulkan 1 Juta KTP

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 19:42 WIB

Teman Ahok Kumpulkan 1 Juta KTP, PDI P Ucapkan Selamat

Teman Ahok Kumpulkan 1 Juta KTP, PDI P Ucapkan Selamat

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 20:27 WIB

1 Juta KTP Terkumpul, Ahok: Terima Kasih

1 Juta KTP Terkumpul, Ahok: Terima Kasih

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 18:05 WIB

Cara Teman Ahok Berkilah Terima Rp30 Miliar dari Proyek Reklamasi

Cara Teman Ahok Berkilah Terima Rp30 Miliar dari Proyek Reklamasi

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 17:11 WIB

Teman Ahok Rayakan Perolehan 1 Juta KTP

Teman Ahok Rayakan Perolehan 1 Juta KTP

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 16:23 WIB

Menurut Teman Ahok, Golkar Sangat Mengerti Suara Rakyat

Menurut Teman Ahok, Golkar Sangat Mengerti Suara Rakyat

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 15:01 WIB

Ahok Umumkan Hampir Kumpulkan 1 Juta KTP

Ahok Umumkan Hampir Kumpulkan 1 Juta KTP

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 13:29 WIB

Ditanya Soal Sumbangan Rp30 Miliar, Teman Ahok Enggan Komentar

Ditanya Soal Sumbangan Rp30 Miliar, Teman Ahok Enggan Komentar

News | Sabtu, 18 Juni 2016 | 16:08 WIB

Teman Ahok: BPK Gunakan Sumber Persoalan yang Tak Waras

Teman Ahok: BPK Gunakan Sumber Persoalan yang Tak Waras

News | Sabtu, 18 Juni 2016 | 12:58 WIB

Ahok Benci Dapat Pertanyaan Titipan dari Wartawan

Ahok Benci Dapat Pertanyaan Titipan dari Wartawan

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 19:37 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

×