Uang Tebusan Diduga Disunat, Abu Sayyaf Marah

Yazir Farouk | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2016 | 02:19 WIB
Uang Tebusan Diduga Disunat, Abu Sayyaf Marah
Ilustrasi militan Abu Sayyaf. (Shutterstock)

Suara.com - Kelompok pemberontak Abu Sayyaf hanya menerima 100 juta peso (2,1 juta dolar) dari tuntutan awal, yakni 130 juta peso (3 juta dolar) untuk membebaskan empat pelaut asal Malaysia yang disandera di Filipina Selatan sejak April lalu.

The Manila Times melaporkan ketidaksuaian uang tebusan ini memunculkan dugaan adanya campur tangan dari pihak berwenang Malaysia dan Filipina. Dugaannya, uang tersebut telah disunat lebih dulu sebelum sampai ke tangan Abu Sayyaf.

"Kami mendapat informasi bahwa Abu Sayyaf sangat marah setelah tahu bahwa uang itu sebenarnya 12 juta RM setara dengan 130 juta peso. Nyatanya mereka hanya menerima 100 juta peso," kata seorang pejabat Filipina yang menolak disebutkan namanya dikutip dari laman Asiancorrespondent, Selasa (21/6/2016).

"Pertanyaannya kemana uang yang hilang?," ujarnya lagi.

Pejabat itu juga telah mendapat konfirmasi dari Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi bahwa uang yang diberikan senilai 12 juta RM setara dengan 2,9 juta dolar. Duit tebusan itu untuk membebaskan Wong Teck Kang, Teck Chii, Johnny dan Wong Hung Sing.

Keempat sandera itu diculik di Sabah di Malaysia pada 1 April dan dibebaskan di Jolo pada 7 Juni. Pembebesan dilakukan setelah ada negoisasi dengan kelompok militan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asal Kanada

Lagi, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asal Kanada

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 08:56 WIB

Abu Sayyaf Bebaskan 4 Sandera Malaysia

Abu Sayyaf Bebaskan 4 Sandera Malaysia

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 16:01 WIB

Terkini

Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama

Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:11 WIB

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:51 WIB

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:35 WIB

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:32 WIB

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:03 WIB

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:23 WIB

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:15 WIB

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:15 WIB