Array

Turun di GP2 Austria, Inilah Modal yang Dibawa Sean Gelael

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Selasa, 21 Juni 2016 | 13:24 WIB
Turun di GP2 Austria, Inilah Modal yang Dibawa Sean Gelael
Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, jadi salah satu pebalap nasional yang turun di GP2 Series musim ini [sean-gelael]

Suara.com - Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, gunakan pengalaman yang dimiliki selama turun di World Series Renault 3.5 dan Formula 3 Eropa sebagai modal menghadapi balapan GP2 Series seri Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 1-3 Juli.

Selama turun di dua kejuaraan di Eropa tersebut, pebalap tim Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia itu sudah beberapa kali meraih poin. Kondisi ini dinilai akan mendukung performa pada balapan seri Eropa itu.

"Saya sudah hafal dengan sirkuit ini. Namun, tantangan tetap berat karena lawan juga sudah mengenal sirkuit ini. Jadi mereka juga sudah tahu strategi yang akan digunakan," kata Sean Gelael dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael datang ke Austria dengan percaya diri setelah pada balapan sebelumnya di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, meraih poin perdana selama turun pada balapan satu level di bawah F1 itu.

Pada balapan yang baru pertama kali digelar di Azerbaijan itu, pebalap berusia 19 tahun ini finis ketujuh pada feature race dan berhak mendapatkan enam poin. Namun sayang, di sprint race, Sean gagal mendapatkan poin karena terlibat kecelakaan yang banyak melibatkan pebalap.

Jika di Azerbaijan balapan harus digelar melawan arah jarum jam, balapan di Austria sebaliknya. Kondisi jelas berbeda. Selain itu, Sirkuit Red Bull Ring dengan panjang lintasan hanya 4,326 km, sirkuit yang dibangun pada 1969 ini hanya memiliki sepuluh tikungan.

Bersama dengan rekan satu timnya, Mitch Evans, keduanya dituntut tampil konsisten karena tim juga terus berusaha menyiapkan kendaraan terbaik. Ke depan, balapan diprediksi bakal lebih ketat, apalagi waktu pelaksanannya saling berdekatan.

Setelah balapan di Red Bull Ring, pekan berikutnya langsung balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris. Hanya diselingi istirahat sepekan, balapan kemudian berlanjut ke Budapest, Hongaria, pada 23-24 Juli. Dari Budapest, pekan berikutnya, tim harus bersiap lagi untuk balapan di Hockenheim, Jerman, 30-31 Juli.

"Kami terus bekerja keras agar bisa lebih kompetitif. Kami tak pernah berhenti mengevaluasi," kata Direktur Teknik Balap Tim Pertamina Campos Racing, Phillippe Gautheron. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI