Array

Tantangan Tito, dari Polisi Pekgo sampai Perjuangkan Anggaran

Kamis, 23 Juni 2016 | 11:44 WIB
Tantangan Tito, dari Polisi Pekgo sampai Perjuangkan Anggaran
Calon tunggal Kapolri Komjen Pol. Tito Karnavian mengikuti tes Uji Kelayakan dan Kepatutan di Komisi III DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo ‎menyampaikan sejumlah tantangan yang akan dihadapi Komisaris Jenderal Tito Karnavian setelah menjadi Kapolri. Hal itu disampaikan Bambang saat membuka rapat fit and proper test calon Kapolri, Kamis (23/6/2016).

Tantangan pertama tentang perbaikan tata kelola kepolisian. Di antaranya, soal kompetensi, perilaku, transparansi, keadilan, efektifitas, dan akuntabilitas.

"Karenanya, di bawah kepemimpinan duet Badrodin Haiti dan Budi Gunawan ada sedikit perbaikan, tapi masih jauh dari harapan," kata Bambang.

Tantangan lainnya mengenai minimnya anggaran Polri. Saat ini perjuangan untuk meningkatkan nilai anggaran untuk tahun anggaran 2017 sedang berlangsung. Pemerintah menyetujui Rp73 triliun, tetapi Polri meminta tambahan Rp23 triliun lagi.

"Tugas Komisi III untuk memperjuangkan itu," katanya.

Bambang mengakui anggaran yang minim menjadi tantangan tersendiri bagi Polri. Setiap tahun, sebagian besar anggaran Polri habis untuk gaji atau belanja pegawai. Meski demikian, kenyataannya masih banyak gaji pegawai ‎Polri di bawah upah minimum regional.

"Ini menyedihkan, sehingga kita menyaksikan satu-dua polisi kerja sambilan jadi pemulung, ojek, tukang roti, tukan bakso, untuk mengatasi kesulitan ekonominya," kata anggota Fraksi Golkar.

"Memang menuntut reformasi di tubuh polri dengan anggaran yang kecil tidak adil. Apalagi gaji dibawa UMR dan pada akhirnya tidak bisa dipisahkan dari perilaku koruptif. Kalau ada pungutan liar di jalanan, istilahnya 'polisi PIT, pekgo (Rp150 ribu) atau berapa,' itu sedang mengatasi uang patroli, biaya bensin patrolinya yang memang tidak ada. Sementara dia harus berputar-putar. Ini tantangan saudara Kapolri," Bambang menambahkan.

Selain itu, Bambang mengingatkan hitam putih Polri ada di tangan Tito. Itu sebabnya, Bambang berharap Tito bisa memaparkan visi misi yang bisa menjawab seluruh tantangan.

"Mau dibawa ke mana Polri ini dalam beberapa tahun ke depan.‎ Apakah anda akan membawa polri ‎menjadi polisi rakyat yang mampu melindungi, mengayomi dan memberikan rasa aman masyarakat, atau menjadikan Polri sebagai alat pemukul, atau membawa polri menjadi pelindung kekuasaan, dan menjadikan polisi istana. Semua ada di tangan saudara," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI