Di Natuna, Jokowi Beri 'Sinyal' Buat Cina

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:39 WIB
Di Natuna, Jokowi Beri 'Sinyal' Buat Cina
Ketua DPR Ade Komarudin mengunjungi Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (15/6). (Antara)

Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin menangkap arti kunjungan Presiden Joko Widodo ke Perairan Natuna adalah sinyalemen untuk menunjukan kepada Pemerintah Cina, bila Perairan Natuna adalah wilayah Indonesia.

"Melihatnya bagus sebagai sinyal buat Cina kalau mereka nggak boleh anggap enteng banyak negara terkait Natuna. Karena ini bukan menyangkut Indonesia dan Cina. Presiden berikan sinyal bagus kepada Cina," kata Ade di DPR, Jumat (24/6/2016).

Politikus Golkar ini menganggap kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Perairan Natuna ini dilakukan karena di kawasan itu kerap dijadikan arena penjarahan ikan oleh Kapal Asing.

"Dengan langkah sekarang merupakan rentetan dari yang dilakukan Presiden untuk melakukan langkah itu, pasti ada kelanjutan dari yang sekarang," ‎kata dia.

Sebelumnya Pemerintah Cina protes kapal nelayannya di tembak hancur oleh TNI AL. Sebab nelayan itu mencuri ikan di zona ekslusif Indonesia. Sementara Cina mengklaim kawasan laut itu sebagai kawasan laut tradisional, sehingga nelayan Cina bisa masuk ke sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Ajak Petani Lihat Figur, Bukan Partai

Ketua DPR Ajak Petani Lihat Figur, Bukan Partai

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 22:51 WIB

Ketua DPR Digoda Bos Pabrik Plastik Iming-iming Dukungan Politik

Ketua DPR Digoda Bos Pabrik Plastik Iming-iming Dukungan Politik

DPR | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:58 WIB

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 06:28 WIB

Menteri Susi Tanggapi Protes Cina

Menteri Susi Tanggapi Protes Cina

Foto | Selasa, 21 Juni 2016 | 16:52 WIB

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:52 WIB

Polres Bogor Tangkap 31 WNA Penipu Online Asal Cina

Polres Bogor Tangkap 31 WNA Penipu Online Asal Cina

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 06:36 WIB

Menlu Bantah Ada ABK Cina Tertembak

Menlu Bantah Ada ABK Cina Tertembak

News | Senin, 20 Juni 2016 | 19:50 WIB

Soal Kasus Sumber Waras,  DPR Minta BPK dan KPK Berkomunikasi

Soal Kasus Sumber Waras, DPR Minta BPK dan KPK Berkomunikasi

News | Senin, 20 Juni 2016 | 13:26 WIB

Soal Kapolri, Ketua DPR Ibaratkan Ikan Sepat dan Ikan Gabus

Soal Kapolri, Ketua DPR Ibaratkan Ikan Sepat dan Ikan Gabus

News | Senin, 20 Juni 2016 | 13:15 WIB

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

News | Senin, 20 Juni 2016 | 06:48 WIB

Terkini

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:34 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB