Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

Adhitya Himawan

Kamis, 23 Juni 2016 | 06:28 WIB
Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi
Sebuah kapal patroli Penjaga Pantai Cina saat berada di Laut Cina Selatan. (26/3/2016) [Reuters/Erik De Castro/file]

Negara-negara harus bebas melintasi Laut China Selatan. Permintaan ini keluar dari pernyataan Komisi Eropa, Rabu (22/6/2016).

Pernyataan Eropa itu merupakan peringatan diplomatik pertama kalinya yang dikeluarkan terhadap Beijing setelah jet-jet China mencegat satu pesawat militer Amerika Serikat di atas perairan yang disengketakan itu bulan lalu.

Komisi Eropa menghindarkan diri untuk mengkritik Beijing, mitra dagang utama, secara langsung. Namun, Komisi memperingatkan, dalam dokumen kebijakan yang baru, bahwa mereka menentang "aksi-aksi sepihak yang bisa menyebabkan status quo dan meningkatkan ketegangan".

Pernyataan itu merupakan tanda kekhawatiran atas kegiatan pembangunan dan militerisasi yang dilakukan Cina di pulau-pulau yang berada di Laut Cina Selatan.

"Uni Eropa menginginkan adanya kebebasan pelayaran dan penerbangan di Laut Cina Timur dan Laut China Selatan," kata eksekutif Uni Eropa dalam dokumen. Dokumen dibuat untuk membingkai kebijakan kelompok negara-negara Eropa itu terhadap Cina untuk lima tahun ke depan.

Pemerintahan negara-negara Uni Eropa (EU) harus terlebih dahulu menyetujui dokumen tersebut.

Sementara EU mengatakan bahwa pihaknya bersikap netral dalam sengketa di Laut Cina Selatan antara China dan negara-negara Asia lainnya, Washington mendesak Uni Eropa untuk secara terbuka menentang klaim Beijing atas hampir seluruh wilayah di Laut Cina Selatan.

Amerika Serikat mengatakan Beijing sedang menjalankan pendekatan buas terhadap jalur perdagangan penting, yang juga diklaim oleh Vietnam, Malaysia, Brunei, Taiwan dan Filipina itu.

Pengadilan internasional di Den Haag diperkirakan segera memutuskan diterima atau tidaknya klaim China itu jika Filipina membawa kasus tersebut ke Den Haag. Beijing mengatakan pihaknya tidak akan menghormati kekuasaan hukum pengadilan internasional itu dan bahwa Perserikatan Bangsa-bangsa tidak memiliki wewenang untuk memaksa.

Pada Mei, dua jet tempur Cina menyergap satu pesawat pengintai milik militer Amerika Serikat di atas Laut China Selatan dan Washington dituntut agar menghentikan pengintaian di dekat Cina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

News | Senin, 13 Juni 2016 | 15:09 WIB

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 23:00 WIB

Cina Kembali Bermanuver Klaim Wilayah Laut Cina Selatan

Cina Kembali Bermanuver Klaim Wilayah Laut Cina Selatan

News | Kamis, 07 April 2016 | 06:13 WIB

Ingin Menekan Cina, AS Mulai Bermanuver di Laut Cina Selatan

Ingin Menekan Cina, AS Mulai Bermanuver di Laut Cina Selatan

News | Minggu, 03 April 2016 | 02:14 WIB

Armada Kapal AL Cina Bertolak dari Qingdao Menuju Padang

Armada Kapal AL Cina Bertolak dari Qingdao Menuju Padang

News | Sabtu, 26 Maret 2016 | 18:01 WIB

Wapres JK: Laut Cina Selatan Bisa Jadi Keajaiban Ekonomi Asia

Wapres JK: Laut Cina Selatan Bisa Jadi Keajaiban Ekonomi Asia

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:03 WIB

AS Tekan Cina Hentikan Aksi Militer di Laut Cina Selatan

AS Tekan Cina Hentikan Aksi Militer di Laut Cina Selatan

News | Sabtu, 27 Februari 2016 | 13:39 WIB

Sikap Indonesia Terkait Konflik Laut Cina Selatan Tak Berubah

Sikap Indonesia Terkait Konflik Laut Cina Selatan Tak Berubah

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 08:34 WIB

Cina Tuduh AS Hendak Hegemoni di Laut Cina Selatan

Cina Tuduh AS Hendak Hegemoni di Laut Cina Selatan

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 03:03 WIB

Vietnam Protes Tiongkok Atas Manuvernya di Laut Cina Selatan

Vietnam Protes Tiongkok Atas Manuvernya di Laut Cina Selatan

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 03:16 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×