Polda Metro Serahkan 10 ribu Ponsel Ilegal ke Ditjen Bea Cukai

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2016 | 17:51 WIB
Polda Metro Serahkan 10 ribu Ponsel Ilegal ke Ditjen Bea Cukai
Dirjen Bea dan Cukai memusnahkan ribuan barang ilegal, Jakarta Timur, Senin (20/6/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya resmi menyerahkan sitaan barang bukti 10 ribu telepon seluler berbagai merek ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

"HP sudah dilimpahkan ke Bea dan Cukai Kamis, Ditreskrimsus sudah dilemparkan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Minggu (26/6/2016).

Menurut Awi, jika keberadaan ponsel tersebut merupakan barang ilegal. Hal itu diketahui setelah pihak kepolisian memeriksa beberapa saksi.

"(Dari) pemeriksaan saksi-saksi jika keberadaan barang itu barang ilegal," katanya.

Saat ini, kata Awi, kasus tersebut telah diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai untuk mendalami soal izin kepabeanan. Nantinya, menurut Awi, kasus penyelundupan ribuan ponsel tersebut terancam dikenakan dengan Undang-undang Telekomunikasi.

"Kita sampaikan ke bea cukai mau menerapkan UU telekomunikasi, indikasi black market ke bea cukai," kata Awi.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Fadil Imran mengatakan penyidik masih menyelidiki barang bukti 10 ribu telepon genggam yang diamankan dari dua mobil box Mitsubishi dan Isuzu di pintu keluar tol Slipi Jaya, Jakarta Barat, Selasa (7/6/2016) kemarin.

"Kami sedang menyelidiki terkait izin postel dari 10 ribu HP tersebut," kata Fadil ketika dikonfirmasi, Kamis (16/6/2016).

Penyelidikan tersebut guna mendalami izin postel yang biasa digunakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi.

Fadil juga mengatakan izin kepabeanan ada pada Ditjen Bea dan Cukai.

"(Izin) kepabeanan domain bea dan cukai," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bea Cukai dan BNN Rilis Sabu 33 Kg

Bea Cukai dan BNN Rilis Sabu 33 Kg

Foto | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:50 WIB

Delapan Penipu Tawaran Mobil Gadungan di Bintaro Dibekuk Polisi

Delapan Penipu Tawaran Mobil Gadungan di Bintaro Dibekuk Polisi

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 13:03 WIB

Bea Cukai Sebut Kantor Pos Jadi Tempat Penyelundupan Barang

Bea Cukai Sebut Kantor Pos Jadi Tempat Penyelundupan Barang

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 14:33 WIB

Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Ilegal

Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Ilegal

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 12:10 WIB

Iming-iming Loloskan CPNS DKI, 'IS' Untung Miliaran Rupiah

Iming-iming Loloskan CPNS DKI, 'IS' Untung Miliaran Rupiah

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 11:31 WIB

Penipu Tawaran Kerja di Luar Negeri Dibekuk Polisi

Penipu Tawaran Kerja di Luar Negeri Dibekuk Polisi

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:15 WIB

10 Ribu Ponsel Sitaan Polda Belum Ketahuan Legal atau Ilegal

10 Ribu Ponsel Sitaan Polda Belum Ketahuan Legal atau Ilegal

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 20:12 WIB

Polisi Musnahkan Puluhan Kilo Sabu Cair & Ratusan Ribu Ekstasi

Polisi Musnahkan Puluhan Kilo Sabu Cair & Ratusan Ribu Ekstasi

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 14:15 WIB

Polda Metro Bekuk Travel Haji Penipu

Polda Metro Bekuk Travel Haji Penipu

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 12:44 WIB

Polisi Ringkus 12 Tersangka Pencuri Rumah Kosong

Polisi Ringkus 12 Tersangka Pencuri Rumah Kosong

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 15:38 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB