KPK Periksa Aguan untuk Telisik Aliran Suap Reklamasi

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 27 Juni 2016 | 14:07 WIB
KPK Periksa Aguan untuk Telisik Aliran Suap Reklamasi
Bos PT. Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan selesai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (27/6/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menelisik aliran dana yang berkaitan dengan kasus dugaan suap pembahasan Raperda tentang Reklamasi tentang Reklamasi yang mengalir ke sejumlah anggota DPRD DKI. Aliran dugaan uang suap tersebur diduga diketahui Bos PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan.

"Ya sedang kita dalami, ada dugaan dia (Aguan) mengetahui dan dia dikonfirmasi apa ada pemberian suap," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Senin (27/6/2016).

Menurut Yuyuk, penyidik juga tengah mendalami fakta yang muncul di persidangan terkait dugaan keterlibatan Aguan dalam pertemuan dengan sejumlah anggota DPRD DKI yang juga dihadiri terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

"Saya kira secara umum pasti ditanyakan yah termasuk juga fakta persidangan yang menyebutkan keterlibatan Aguan," kata Yuyuk.

Namun demikian, Yuyuk menegaskan dalam pemeriksaan yang dilakukan terhadap Aguan hari ini masih sebatas saksi.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan yang bersangkutan sebagai saksi. Saya tegaskan belum ada kenaikan status dari aguan yang hari ini diperiksa," kata dia.

Tak hanya mendalami soal aliran dana suap kepada sejumlah anggota DPRD DKI dan soal dugaan pertemuan yang melibatkan Aguan. Pemeriksaan Aguan juga yang dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas perkara kasus yang menjerat Sanusi.

Untuk diketahui, dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut KPK di sidang terdakwa Ariesman Widjaja, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/6/2016) lalu, nama Aguan disebut-sebut ikut terlibat dalam pelbagai pertemuan dengan sejumlah anggota DPRD DKI dan Ariesman.

Pertemuan itu dilakukan di Taman Golf Timur II Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada pertengahan Desember 2015 lalu.

Adapun anggota DPRD DKI yang ikut dalam pertemuan tersebut seperti mantan Ketua Komisi D M Sanusi, Ketua Balegda yang juga merangkap Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, anggota Balegda DKI M Sangaji dam Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Selamat Nurdin.

Selain itu, Aguan juga disebut melakukan pertemuan di kantor Agung Sedayu Group di lantai 4 Harco Mangga Dua, Jakarta Pusat pada bulan Februari 2016. Pertemuan tersebut dihadiri mantan Komisaris PT Agung Sedayu Group Richard Halim Kusuma alias Yung Yung, Ariesman, dan Sanusi.

Di pertemuan itu, Aguan meminta agar Sanusi bisa segera merampungkan pekerjaan yang berhubungan dengan pembahasan dan pengesahan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prasetyo Bantah Diperiksa KPK Soal Pembicaraan dengan Pengembang

Prasetyo Bantah Diperiksa KPK Soal Pembicaraan dengan Pengembang

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 15:31 WIB

Soal Reklamasi, Pengakuan Politisi Gerindra Ini Tak Konsisten

Soal Reklamasi, Pengakuan Politisi Gerindra Ini Tak Konsisten

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 14:14 WIB

Kasus Reklamasi, KPK Kembali Periksa Teman Sanusi

Kasus Reklamasi, KPK Kembali Periksa Teman Sanusi

News | Senin, 13 Juni 2016 | 10:23 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB