BPOM: 28 Fasilitas Kesehatan Peroleh Vaksin dari Jalur Tak Resmi

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Rabu, 29 Juni 2016 | 00:37 WIB
BPOM: 28 Fasilitas Kesehatan Peroleh Vaksin dari Jalur Tak Resmi
Pemaparan temuan kasus vaksin palsu, di Jakarta, Selasa (28/6/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut bahwa ada 28 fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh Indonesia yang mendapatkan vaksin dari jalur tak resmi.

Meski belum bisa mengungkapkan secara detil faskes mana yang terlibat, Pelaksana Tugas BPOM, Bahdar Johan Hamid, mengatakan bahwa 28 faskes tersebut berada di sembilan daerah di Indonesia, antara lain Palu, Manado, Pekanbaru, Serang, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, dan Mataram.

"Sumbernya tidak resmi tapi belum tentu palsu. Jadi umpamanya vaksin buatan Sanofi dia tidak mengambilnya di distributor resmi, vaksin buatan Biofarma tidak ambil di Merapi. Ini mereka sudah menyalahi aturan karena pembelian vaksin tidak di jalur yang resmi," ujar Bahdar pada konferensi pers di Gedung BPOM, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Terkait dengan temuan adanya vaksin tak resmi di 28 fasilitas kesehatan ini, Bahdar mengatakan bahwa pihaknya tak langsung menyita produk vaksin tersebut namun menyegel untuk kemudian bersama perusahaan farmasi yang vaksinnya dipalsukan untuk dilakukan pengecekan.

"Kalau kami sendiri tentu agak susah untuk mengidentifikasi mana vaksin palsu dan asli, makanya kami bikin tim untuk mengecek keaslian vaksin di fasilitas kesehatan tersebut, termasuk pihak farmasi karena mereka yang lebih tahu produknya," imbuh Bahdar.

Sedangkan bagi fasilitas kesehatan yang memperoleh vaksin dari jalur resmi, Bahdar mengatakan sejauh penelusuran tidak ditemukan adanya vaksin bermasalah. Ia pun mengimbau agar fasilitas kesehatan tak mudah tergiur dengan tawaran distributor vaksin yang tak jelas perizinan hingga asal usulnya untuk menghindari peredaran produk vaksin palsu.

"Dari jalur ilegal baru diduga banyak masalah. Jadi kami imbau faskes tidak membeli lagi barang asongan. Dan masyarakat juga harus berani melaporkan ketika menerima produk vaksin yang mencurigakan, nanti kami dari BPOM akan datang untuk melakukan pengecekan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali

Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 21:18 WIB

Jokowi: Hukum Seberat-beratnya Semua yang Terlibat Vaksin Palsu

Jokowi: Hukum Seberat-beratnya Semua yang Terlibat Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 20:33 WIB

Begini Keseharian Pasutri Pembuat Vaksin Palsu di Rumah Mewah

Begini Keseharian Pasutri Pembuat Vaksin Palsu di Rumah Mewah

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:00 WIB

Penampakan Rumah Mewah Dua Lantai Tempat Pembuatan Vaksin Palsu

Penampakan Rumah Mewah Dua Lantai Tempat Pembuatan Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:14 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×