Turun di Sirkuit Red Bull Ring, Ini Harapan Sean Gelael

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Rabu, 29 Juni 2016 | 21:45 WIB
Turun di Sirkuit Red Bull Ring, Ini Harapan Sean Gelael
Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, jadi salah satu pebalap nasional yang turun di GP2 Series musim ini [sean-gelael]

Suara.com - Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael berharap mendapat tuah saat turun di seri keempat GP2 Series Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 1-3 Juli mendatang. Pebalap yang memperkuat tim Pertamina Campos itu mengaku karena sudah mengenal karakter lintasan sepanjang 4,326 km ini.

Sean mengungkapkan persiapan yang dilakukan berjalan dengan baik termasuk dalam meningkatkan stamina hingga mempelajari karakter sirkuit dengan simulator.

"Tim sudah bekerja keras mempersiapkan setelan mobil untuk balapan di Red Bull Ring. Dari hasil latihan simulator sejauh ini persiapan berjalan sangat baik," kata pebalap berusia 19 tahun itu.

Bagi pebalap yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia itu, Sirkuit Red Bull Ring bukan tempat yang asing karena pernah turun pada balapan Formula 3 Eropa (2013 dan 2014) serta balapan Formula Renault 3.5.

Dari balapan F3 Eropa yang diikutinya itu, Sean meraih poin dengan finis di posisi tujuh dan sepuluh.

Khusus tes simulator, Sean membukukan catatan waktu tercepat 1 menit 13,762 detik. Sementara rekannya Mitch Evans yang sudah memasuki musim keempat di ajang GP2, menorehkan catatan waktu 1 menit 13, 733 detik.

Torehan waktu ini memperlihatkan kemajuan yang bagus bagi anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael.

"Mudah-mudahan balapan di Red Bull Ring kita bisa tampil bagus dan berupaya mendapatkan poin. Persaingan di GP2 memang tidak mudah, namun saya cukup menikmati atmosfer balapannya. Hampir semua tim dan pebalap mengenal baik sirkuit Red Bull Ring, jadi ini tantangan yang sulit juga buat kita," jelas Sean.

Sementara itu pemilik tim Jagonya Ayam, Ricardo Gelael berharap balapan di Red Bull Ring akan berlangsung dalam cuaca yang cerah atau tidak hujan.

"Tim sudah mempersiapkan setelan mobil yang bagus. Namun, semuanya bisa saja jadi sulit jika turun hujan. Sirkuit Red Bull Ring memiliki beberapa tanjakan sehingga aliran air pada trek menjadi tantangan yang tak mudah," katanya.

Mantan pebalap nasional itu mengaku tidak memasang target yang tinggi untuk Sean. Menurutnya, musim ini merupakan tahun pembelajaran bagi anaknya untuk mendapatkan pengalaman dan merasakan atmosfer persaingan balap GP2.

"Kami merasa senang dengan kemajuan yang mulai konsisten bisa berada di posisi 15 besar dan bahkan meraih poin pada balapan di Baku City," ujar Ricardo.

Sedangkan untuk Mitch Evans, Ricardo berharap pebalap Selandia Baru itu bisa menunjukkan performa terbaiknya dengan mendapatkan podium.

Musim lalu, Evans bersama tim Russian Time beberapa kali naik podium dan menempati peringkat lima klasemen pebalap. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI