Pemudik Membludak, PT KAI Kewalahan Sediakan Tiket

Madinah | Dian Rosmala | Suara.com

Minggu, 03 Juli 2016 | 20:49 WIB
Pemudik Membludak, PT KAI Kewalahan Sediakan Tiket
PT KAI Siapkan 200 Kursi

Suara.com - Sejak tiga bulan menjelang libur Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah mulai menjual tiket reguler khusus pemudik. Namun, hanya dalam waktu sebulan, tiket yang disediakan ludes dan harus ditambah.

"Tiket reguler itu kita jual H-90, itu dengan dengan 52 kereta api, 52 perjalanan. Jadi itu kan juga kita cek, karena tiket reguler itu lama kelamaan juga habis," kata Senior Manajer Humas PT KAI Daop 1 Bambang S Prayitno, ditemui di Stasiun Senen, Jakarta, Minggu (3/7/2016).

Karena keterbatasan ini, PT KAI terpaksa memprioritaskan pemudik dari daerah tujuan yang paling banyak dikunjungi.

"Ternyata yang paling banyak itu Kutoharjo, Jogja, Purwokerto. Jawa Timur masih belum terlalu banyak, akhirnya tujuan-tujuan itu yang harus kita lakukan penambahan," tutur Bambang.

Bambang melanjutkan, tujuan yang menjadi prioritas kemudian dilakukan penambahan tiket. Tapi, kata dia, tak semua calon penumpang bisa diakomodir.

"Setelah kita melakukan evaluasi H -90, baru H -60 kita lakukan keputusan bahwa yang dilakukan penambahan perjalanan adalah tujuan prioritas itu tadi. totalnya 14 kereta api. Jadi H-60 itu kita sudah jual tiket tambahan," kata Bambang.

Tingginya permintaan dari calon penumpang membuat PT KAI kewalahan. Sistem penjualan tiket secara online pun tak bisa dibendung. Kata Bambang, dalam waktu sekejap, tiket sebanyak apapun bisa ludes terjual.

"Jadi kalau kita bicara ticketing system, itu sifatnya dinamis. Jadi dinamis itu bisa keluar, bisa masuk. Saya mengatakan sekarang misal ada sisa 7, tapi beberapa detik kemudian tinggal 2 atau hilang atau habis. Karena online itu kan menyebar kemana saja, dalam hitungan detik," kata Bambang.

"Penumpang itu dipuncaknya, kita prediksikan naik 5 persen dibanding tahun 2015. Tahun sekarang jumlahnya 1.598.000, sementara tahun lalu 1.519.487, jadi diprediksi naik 5%. Itu sampai dengan masa posko berakhir tanggal 17 Juli," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendaftaran Angkutan Motor Gratis

Pendaftaran Angkutan Motor Gratis

| Rabu, 22 Juni 2016 | 16:30 WIB

Ketua DPR Tinjau Kesiapan Stasiun Kereta Api Jelang Lebaran

Ketua DPR Tinjau Kesiapan Stasiun Kereta Api Jelang Lebaran

| Rabu, 15 Juni 2016 | 13:36 WIB

PT KAI Siapkan 21 Kereta Tambahan Antisipasi Arus Mudik Lebaran

PT KAI Siapkan 21 Kereta Tambahan Antisipasi Arus Mudik Lebaran

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 23:03 WIB

Waspada, Ada Penipuan Lowongan Kerja di KAI

Waspada, Ada Penipuan Lowongan Kerja di KAI

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 16:14 WIB

Terkini

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB