Angka Kecelakaan Mudik Turun 25 Persen Dibanding Tahun Lalu

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2016 | 14:38 WIB
Angka Kecelakaan Mudik Turun 25 Persen Dibanding Tahun Lalu
Konpers kondisi lalu lintas arus mudik lebaran di Jakarta, Selasa (5/7/2016). [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan bahwa angka kecelakaan pada arus mudik Tahun 2016 menurun cukup signifikan. Kata dia, dibandingkan Tahun 2015 lalu, tahun ini penurunnya mencapai angka 25 persen.
 
"Kecelakaan yang terjadi pada arus mudik lebaran kali ini berjumlah 856 kecelakaan lalu lintas, dibanding Tahun 2015 yg berjumlah 1022," kata Agung di Kantor NTMC, Jalan MT.Haryono Cawang, Jakarta Timur, Selasa (5/7/2016).
 
Agung mengatakan bahwa angka tersebut terhitung sejak H-5 yang jatuh pada hari Kamis (30/6/2016) hingga hari Senin (4/7/2016) kemarin.  Kata Agung, dari sekian angka kecelakaan tersebut, yang meninggal dunia ada sebanyak 172 orang, termasuk juga yang mengalami luka berat dan ringan.
 
"Jumlah kecelakaan lalu lintas didominasi oleh sepeda motor sebesar 53 persen di seluruh Indonesia," kata Agung.
 
Oleh karena itu, Agung menghimbau agar pada arus balik nanti, pemudik dapat mempersiapkan diri dengan baik, terutama mengenai keadaan kendaraan yang dipakai. Dengan demikian, kata dia dapat menekan angka kecelakaan yang tinggi selama arus balik nanti.
 
"Ya kita sarankan agar tidak terjadi kecelakaan, setiap pemudik dapat siapkan kendaraannya dengan baik, mengisi bahan bakar yang full, karena siap tahu macet di tol, jangan sampai seperti yang terjadi kemarin, biar selama perjalanan tetap merasa nyaman," kata Agung.
 
Untuk diketahui, pada arus mudik kali ini, pemudik dihadapkan dengan kemacetan di Brebes Timur atau yang dikenal Brebes Exit. Masalah lain yang menyusul adalah tidak banyaknya rest area dan tempat pengisian bahan bakar, sehingga banyak mobil yang tidak bisa bergerak. Alhasil, bahan bakar dalam bentuk kemasan pun bertebaran. Selain itu juga penjual makanan bertebaran di tol untuk memenuhi kebutuhan para pemudik yang terjebak macet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemudik dari Jawa Tengah Dihimbau Balik via Jalur Alternatif

Pemudik dari Jawa Tengah Dihimbau Balik via Jalur Alternatif

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 13:57 WIB

Puluhan Pemudik Tertinggal di Pelabuhan

Puluhan Pemudik Tertinggal di Pelabuhan

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 12:56 WIB

Sekeluarga Tewas Dalam Kecelakaan Mudik di Jambi

Sekeluarga Tewas Dalam Kecelakaan Mudik di Jambi

| Selasa, 05 Juli 2016 | 12:49 WIB

H-1 Lebaran, Kalimalang Sampai Jalur Pantura Terlihat Sepi

H-1 Lebaran, Kalimalang Sampai Jalur Pantura Terlihat Sepi

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 10:38 WIB

H-1, Pemudik Sepeda Motor Makin Banyak Melewati Kota Bogor

H-1, Pemudik Sepeda Motor Makin Banyak Melewati Kota Bogor

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 08:02 WIB

Macet di Pantura Bawa Berkah Bagi Pedagang Dadakan

Macet di Pantura Bawa Berkah Bagi Pedagang Dadakan

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 04:29 WIB

Senin Malam, Jalur Alternatif Pejagan-Slawi Macet Total

Senin Malam, Jalur Alternatif Pejagan-Slawi Macet Total

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 00:52 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB