Pascabom Solo, Menhub Perketat Pengamanan Transportasi

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2016 | 14:12 WIB
Pascabom Solo, Menhub Perketat Pengamanan Transportasi
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (tengah) di Jakarta, Selasa (5/7/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Pascaledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolres, Solo, Jawa Tengah, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan meminta kepada para pengelola moda transportasi baik transportasi laut, udara atau darat untuk memperketat pemerikaaan. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sesuai dengan arahan pak Presiden soal pengamanan transportasi khususnya saat arus mudik lebaran baik udara, laut dan Kereta ini memang ada pengetattan keamanan," kata Jonan saat ditemui di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (5/7/2016).

Ia pun mengaku, sebelum adanya kejadian Bom yang terjadi di Madina atau di Solo pagi tadi, Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan sudah memanggil para stakeholder untuk saling bekerjasama dalam soal pengamanan arus mudik ini.

"Jadi kalau memang dibutuhkan peningkatan keamanan dari pihak polri atau TNI siap untuk menambah personel kalau memang dibutuhkan," katanya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang hendak pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan trasnportasi umum untuk datang lebih awal karena ada perikasaan keamanan yang akan memakan waktu lebih lama

"Jadi masyarajat saya minta untuk bersabar kalau ada pemerikasaan. Pemeriksaan akan dilakukan sebelum memasuki areal bandara. Jadi di dalam bandara nggak akan ada penumpukkan," tegasnya.

Ditambah Jonan, pasca terjadinya ledakan akan dilakukan penambahan personel pengamanan. Dia pun meminta para penumpang dan pengguna transportasi untuk sedikit bersabar apabila pengamanan yang ketat.

"Tadi pagi setelah kabar ledakan, personel keamanan kalau perlu ditambah. Tapi himbauan saya kepada para pengguna transportasi agar sedikit bersabar kalau pemeriksaan dilakukan cukup ketat dan lama," jelas Jonan.

"Jadi bagi calon penumpang untuk datang lebih awal, jangan mepet karena ada pemeriksaan. Kalau bisa sebelum masuk sudah diperiksa," pungkas Jonan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tahu Siapa Pelaku Bom Bunuh Diri Solo? Ini Dia Orangnya

Ingin Tahu Siapa Pelaku Bom Bunuh Diri Solo? Ini Dia Orangnya

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 14:11 WIB

Belum Ada Indikasi Objek Wisata Jadi Sasaran Teroris

Belum Ada Indikasi Objek Wisata Jadi Sasaran Teroris

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 14:05 WIB

Badrodin dan Tito Terbang ke Solo, Cek TKP Bom Bunuh Diri

Badrodin dan Tito Terbang ke Solo, Cek TKP Bom Bunuh Diri

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 14:00 WIB

Detik-detik Bom Bunuh Diri Solo, Pelaku Ucap Syahadat Dulu

Detik-detik Bom Bunuh Diri Solo, Pelaku Ucap Syahadat Dulu

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 13:52 WIB

Komisi III Minta Aparat Sigap Atasi Brutalitas Pelaku Teror

Komisi III Minta Aparat Sigap Atasi Brutalitas Pelaku Teror

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 13:20 WIB

Kampung Halaman Diserang Bom, Jokowi Tetap Blusukan di Padang

Kampung Halaman Diserang Bom, Jokowi Tetap Blusukan di Padang

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB