Arus Balik Mulai Memadati Stasiun Pasar Senen

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 09 Juli 2016 | 14:52 WIB
Arus Balik Mulai Memadati Stasiun Pasar Senen
Suasana Stasiun Senen dipadati para pemudik lebaran 2016, Jakarta, Senin (27/6). [suara.com/Oke Atmaja]
Arus balik lebaran diprediksi akan memuncak pada hari Minggu (10/7/2016) besok. Meski begitu, ribuan penumpang yang pada hari Raya Idul Fitri lalu merayakannya bersama keluarga di Kampung halaman sudah mulai berdatangan di Stasiun Pasar Senen.
 
Berdasarkan data yang dicatat oleh bagian Hubungan Masyarakat Stasiun Pasar Senen, hingga siang hari ini, Sabtu (9/7/2016) sudah ada 14 ribu penumpang yang sudah tiba. Dan nantinya jumlah tersebut akan bertambah seiring dengan perjalanan waktu dan kereta yang datang hingga malam harinya.
 
"Kalau penumpang yang datang, hingga siang ini sudah ada 14.914, belum tahu hingga malam jumlahnya berapa, karena kita tunggu kedatangan saja," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 1, Bambang S Prayitno di Posko Humas Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/7/2016).
 
Dengan bertambah empat belas ribu penumpang hari ini, maka jumlah penumpang yang sudah balik pasca lebaran sudah mencapai 40 ribuan penumpang. Pasalnya, pada hari lebaran kedua dan hari pertama pasca lebaran, Pasar Senen sudah kedatangan tiga puluhan ribu penumpang dari berbagai kota di Pulau Jawa. 
 
"H2 kemarin ada 18.548 penumpang datang, sedangkan H+1 sudah ada 12.724 penumpang yang datang,"kata  Bambang.
 
Puluhan ribu penumpang itu, kata Bambang, diangkut dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah ke Jakarta menggunakan 26 kereta reguler yang beroperasi. Angkutan itu juga ditambah dengan tujuh kereta fakultatif yang berjalan pada hari tertentu.
 
Menurut Bambang, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu nanti. Dia menuturkan jumlah penumpang yang kembali ke Jakarta diperkirakan serupa dengan jumlah yang berangkat mudik sebelumnya.
 
"Diperkirakan jumlahnya sama. Kalau memang puncak atau benar-benar penuh, berarti sekitar 24 ribuan penumpang per harinya. Hari ini kan baru belasan ribu saja," katanya.
 
Sementara mengenai, adanya penumpang baru (arus urbanisasi) yang datang ke Jakarta, Dia mengatakan PT KAI tidak bisa memprediksi apakah ada arus urbanisasi atau tidak karena pihaknya menganggap seluruh penumpang kereta api sama. Selain itu, baik penumpang baru atau penumpang lama tidak memiliki ciri-ciri khusus.
 
Tak hanya arus balik, Bambang mengatakan, sejak dimulainya arus mudik pada 24 Juni lalu sampai hari ini masih banyak penumpang yang bertolak dari Ibu Kota menuju kampung halamannya. PT KAI Daops 1 mencatat bahwa hari ini masih ada 11.605 penumpang yang berangkat ke kampung halamannya melalui Pasar Senen. Kata dia jumlahnya akan terus bertambah juga, karena dibuka hingga malam hari.
 
"Masih ramai juga arus mudiknya, hari ini, hingga siang, masih ada belasan ribu penumpang, belum sampai malam," kata Bambang.
 
Berdasarkan data resmi, PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan jumlah tempat duduk per hari sebanyak 37.948 unit.Jumlah tersebut terdiri dari 52 perjalanan kereta api reguler dengan total 27.400 tempat duduk yang terdiri dari Kelas Eksekutif (8.600 tempat duduk), Kelas Bisnis (3.520 tempat duduk), dan Kelas Ekonomi (15.280 tempat duduk). Sedangkan lainnya, ada 14 perjalanan kereta api fakultatif dengan total per hari 7.766 tempat duduk yakni Kelas Eksekutif (2.550 tempat duduk), Kelas Bisnis (128 tempat duduk), dan Kelas Ekonomi (5.088 tempat duduk). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Macet Arus Balik,Semua  GTO Tol Jakarta-Cikampek Dibuka

Cegah Macet Arus Balik,Semua GTO Tol Jakarta-Cikampek Dibuka

Ramadan1437h | Sabtu, 09 Juli 2016 | 13:49 WIB

Jasa Marga Catat Arus Balik Lebaran Ketiga 99.544 Kendaraan

Jasa Marga Catat Arus Balik Lebaran Ketiga 99.544 Kendaraan

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 12:06 WIB

Pemudik Diminta Antisipasi Kemacetan di Jalinsum

Pemudik Diminta Antisipasi Kemacetan di Jalinsum

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 10:27 WIB

Polisi Identifikasi Sembilan Korban Meninggal Kecelakaan Bus

Polisi Identifikasi Sembilan Korban Meninggal Kecelakaan Bus

Ramadan1437h | Sabtu, 09 Juli 2016 | 09:17 WIB

Penumpang Arus Balik Padati Terminal Bayangan

Penumpang Arus Balik Padati Terminal Bayangan

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 08:38 WIB

Dishub Sumenep Prediksi Puncak Arus Balik H+3

Dishub Sumenep Prediksi Puncak Arus Balik H+3

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 08:00 WIB

Arus Balik Pantura Kudus-Batang Padat Lancar

Arus Balik Pantura Kudus-Batang Padat Lancar

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 06:43 WIB

Pemudik Tak Perlu Trauma Lintasi Tol Cipali, Ini Alasannya

Pemudik Tak Perlu Trauma Lintasi Tol Cipali, Ini Alasannya

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 06:15 WIB

Puncak Arus Balik Terminal Pulo Gadung Diprediksi Hari Ini

Puncak Arus Balik Terminal Pulo Gadung Diprediksi Hari Ini

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 04:00 WIB

Antrian Tol Cikarang Utama 5 Km, Jasa Marga Janji Gratiskan Tarif

Antrian Tol Cikarang Utama 5 Km, Jasa Marga Janji Gratiskan Tarif

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 02:00 WIB

Terkini

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:04 WIB

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:41 WIB

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:23 WIB

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:14 WIB

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:07 WIB

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59 WIB

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:53 WIB

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:51 WIB