Matador dan Penonton Tewas Dalam Festival Banteng Spanyol

Tomi Tresnady

Minggu, 10 Juli 2016 | 22:49 WIB
Matador dan Penonton Tewas Dalam Festival Banteng Spanyol
Matador atau petarung dengan banteng asal Spanyol [pixabay]

Suara.com - Seorang matador dan seorang pria peserta festival dikejar banteng di desa di Spanyol tewas pada Sabtu (9/7/2016) waktu setempat, sementara dua orang lain ditanduk hewan itu saat pesta terkenal di kota Pamplona tersebut.

Victor Barrio, matador profesional berusia 29 tahun, tewas akibat ditanduk banteng di dadanya di depan penonton saat ia tampil dalam pertarungan di kota Teruel di wilayah timur Aragon.

Kematiannya, disiarkan langsung di televisi, dipastikan di laman arena adu banteng Madrid Las Ventas, tempat Barrio mulai sebagai matador magang pada 2010.

Dia adalah matador pertama Spanyol tewas saat tampil sejak pergantian abad. Di desa tenggara, Pedreguer, dekat Valencia, seorang pria Spanyol berusia 28 tahun tewas dalam festival dikejar banteng, tempat orang menantang bahaya meregang nyawa dan anggota tubuhnya berlari bersama banteng khusus, yang dibesarkan untuk bertempur melalui jalan sempit.

Tanduk banteng menembus paru-paru dan hatinya saat ia berusaha membantu pelari lain dalam acara itu, tempat seorang pria tewas pada tahun lalu, kata juru bicara pemerintah daerah.

Banyak kota Spanyol menggelar festival musim panas yang melibatkan banteng, dan beberapa orang meninggal setiap tahun. Festival San Fermin, di mana banteng mengejar pelari bersyal merah melalui jalan Pamplona selama festival sembilan hari, menarik ribuan orang yang ingi bersuka ria dari Spanyol dan luar negeri.

Dalam festival Sabtu itu, seorang pria Jepang berusia 33 tahun ditanduk dadanya dan seorang pria Spanyol berusia 24 tahun di lengannya, sementara 12 lainnya menderita luka ringan, kata pemerintah setempat di lamannya.

Warga negara Jepang itu dalam kondisi stabil di rumah sakit, kat juru bicara festival tersebut. Festival Pamplona yang berlangsung selama empat menit melibatkan enam ekor lembu dari peternakan Jose Escolar, salah satunya terpisah dari yang lain dan menyebabkan kepanikan di antara pelari.

Balap harian dengan banteng itu berlangsung di jalan sepanjang 825 meter bagian dari jalan-jalan sempit di kota tua Pamplona. Acara itu dimulai pada 08:00 waktu setempat dan biasanya berlangsung antara tiga dan lima menit.

Ada delapan peristiwa secara total selama festival. Selama abad terakhir 15 orang tewas dalam Festival Pamplona, yang telah berlangsung ratusan tahun, menurut hitungan di situs laman San Fermin. Kematian terakhir tercatat pada 2009. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya di Chelsea, Costa Juga Masih Tumpul di Timnas Spanyol

Tak Hanya di Chelsea, Costa Juga Masih Tumpul di Timnas Spanyol

Bola | Sabtu, 14 November 2015 | 17:01 WIB

Tujuh Tewas Ditanduk Banteng di Spanyol

Tujuh Tewas Ditanduk Banteng di Spanyol

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2015 | 19:05 WIB

Lawan Belanda, Peluang Del Bosque Menghapus Malu

Lawan Belanda, Peluang Del Bosque Menghapus Malu

Bola | Selasa, 31 Maret 2015 | 11:27 WIB

Lengah, Matador Pingsan Diseruduk Banteng

Lengah, Matador Pingsan Diseruduk Banteng

Video | Selasa, 24 Juni 2014 | 15:18 WIB

Diseruduk Banteng

Diseruduk Banteng

Foto | Senin, 21 April 2014 | 15:45 WIB

Terkini

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:00 WIB

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:58 WIB

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Jakarta | Selasa, 01 September 2026 | 09:57 WIB

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:56 WIB

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:53 WIB

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:50 WIB

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:46 WIB

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:33 WIB

×