Pelaku Penembakan Dallas Diduga Punya Target Lebih Besar

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 11 Juli 2016 | 08:05 WIB
Pelaku Penembakan Dallas Diduga Punya Target Lebih Besar
Suasana TKP penembakan massal di Dallas, Texas, Amerika Serikat, Jumat (8/7/2016). [Antara/Reuters]

Suara.com - Veteran militer Amerika Serikat yang menembak lima personel polisi Dallas merencanakan serangan lebih besar. Bahkan sang pelaku diperkirakan akan menggunakan bahan peledak.

Menurut sumber dari pihak berwenang, Minggu (10/7/2016), ia juga mengejek polisi dan menulis di sebuah dinding dengan darahnya sebelum dilumpuhkan. 

Micah X. Johnson menggunakan pelatihan militernya untuk menembak para personel polisi pada Kamis malam (7/7/2016). Menurut Kepala Kepolisian Dallas David Brown kepada CNN, hari itu merupakan saat yang paling mematikan bagi penegak hukum AS sejak serangan-serangan 11 Septemeber 2011.

"Kami yakin bahwa tersangka ini memiliki rencana-renacana lain," kata Brown. Ia menambahkan bahwa kematian-kematian terbaru dua pria kulit hitam di tangan polisi di Minnesota dan Louisiana mengarah kepada penembakan Texas untuk mempercepat rencana-rencananya dan melancarkan serangannya.

Johnson (25), seorang veteran berkulit hitam yang menjalani tugas bertempur di Afghanistan, memanfaatkan pawai spontan sebagai protes terhadap pembunuhan tersebut. Dengan menggunakan kendaraan SUV Tahoe berwarna hitam di depan para pengunjuk rasa, ia berhenti ketika ia melihat sebuah peluang untuk membidik polisi, ujar Brown.

Menurut dia, penggeledahan rumah Johnson menunjukkan tanda-tanda pria itu telah mempraktekkan penggunaan bahan peledak, dan bukti-bukti lain memperlihatkan ia ingin menggunakannya untuk melawan penegak hukum sebagai sasaran.

Sebelum dibunuh oleh robot yang dilengkapi bom, Johnson bernyanyi, tertawa dan mengejek para petugas, demikian Brown, yang mengatakan kepada mereka ia ingin "membunuh orang-orang kulit hitam" sebagai balasan atas pembunuhan orang-orang kulit hitam oleh polisi.

"Ia sepertinya sadar dan sangat ingin melukai para petugas lain," kata kepala polisi itu.

Pelatihan militer yang dialami Johnson membantunya menembak dan bergerak cepat, melepaskan tembakan beberapa kali sehingga polisi semula takut bahwa mereka menghadapi beberapa penembak.

Brown dengan semangat membela keputusan menggunakan sebuah robot untuk melumpuhkan pria bersenjata itu, dengan mengatakan bahwa robot itu dilengkapi bahan peledak C4. Dan dia mengatakan Johnson menulis huruf "RB" dengan darahnya di sebuah dinding sebelum sekarat.

"Kami mencoba untuk mengkaji berbagai hal yang kami temukan di rumahnya termasuk apa arti huruf-huruf itu," katanya.

Protes dan penangkapan Penembakan massal memicu berbagai aksi protes selama sepekan di AS sementara isu ras, kekerasan dengan menggunakan senjata dan penggunaan kekuatan mematikan oleh polisi kembali lagi melanda negeri itu.

Bahkan sementara sementara para pejabat dan pegiat mengutuk penembakan-penembakan dan berkabung atas terbunuhnya personel polisi, ratusan orang ditangkap pada Sabtu tetkala protes-protes baru terhadap penggunaan kekeuatan mematikan oleh polisi melanda di beberapa kota AS.

Khususnya St. Paul, Minnesota, merupakan kota yang paling dilanda kekerasan. Sebanyak 21 petugas polisi cedera karena dilempari batu-batu, botol=botol dan kembang api, kata para pejabat.

tiga negara telah memperingatakan para warga negara mereka waspada ketika mengunjungi kota-kota AS yang dilanda protes-protes. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Robot Bom Ini Lumpuhkan Penembak Lima Polisi di Dallas

Robot Bom Ini Lumpuhkan Penembak Lima Polisi di Dallas

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 19:45 WIB

Ucapan Mengerikan Pembunuh Polisi Dallas Soal Orang Kulit Putih

Ucapan Mengerikan Pembunuh Polisi Dallas Soal Orang Kulit Putih

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 05:00 WIB

Klub Gay AS Diserbu, Puluhan Cedera

Klub Gay AS Diserbu, Puluhan Cedera

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 17:01 WIB

Musibah Penembakan di Sekolah Terjadi di Kanada

Musibah Penembakan di Sekolah Terjadi di Kanada

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 06:43 WIB

Terkini

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:18 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:09 WIB

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:04 WIB

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:52 WIB

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:37 WIB

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB