Bupati Flores Timur Desak Pusat Maksimal Bebaskan Tiga WNI

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2016 | 09:35 WIB
Bupati Flores Timur Desak Pusat Maksimal Bebaskan Tiga WNI
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers terkait upaya pembebasan 3 WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf di Jakarta, Senin (11/7/2016). [Antara/Widodo S Jusuf]

Bupati Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, Yoseph Lagadoni Herin meminta pemerintah pusat untuk berupaya maksimal dalam membebaskan para korban sandera asal daerah itu dengan selamat yang diculik kelompok bersenjata asal Filipina.

"Sebagai kepala wilayah, saya minta pemerintah pusat melakukan upaya maksimal untuk membebaskan para korban, dan mengembalikan mereka ke keluarga dengan selamat," kata Bupati Lagadoni Herin di Larantuka, Selasa (12/7/2016).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Flores Timur terkait kasus penculikan terhadap tiga warga asal Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, ketika sedang mencari ikan di perairan Malaysia pada Sabtu, (9/7/2016).

Lagadoni berharap, upaya pembebasan para korban sandera dilakukan melalui jalur diplomasi, tidak melalui kontak senjata yang justru membahayakan jiwa para sandera.

Sekelompok pria bersenjata asal Filipina kembali menculik tiga TKI asal Nusa Tenggara Timur saat menangkap ikan di atas kapal pukat tunda LD/114/5S milik Chia Tong Lim, Sabtu (9/7/2016) sekitar pukul 24.00.

Ketiga WNI itu adalah Lorens Koten selaku juragan kapal serta Emanuel dan Teodorus Kopong masing-masing sebagai anak buah kapal.

Mereka diculik di perairan Felda Sahabat, Tungku, Lahad Datu, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Chia Tong Lim, pemilik kapal pukat tunda LD/114/5S melaporkan tiga anak buahnya diculik sekitar pukul 04.17, Minggu (10/7/2016). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT

Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 07:08 WIB

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 15:23 WIB

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:53 WIB

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 16:45 WIB

Ratusan WNI Rayakan Lebaran di Tahanan Hongkong dan Makau

Ratusan WNI Rayakan Lebaran di Tahanan Hongkong dan Makau

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 08:59 WIB

Tidak Ada WNI Korban Teror Bom Arab Saudi

Tidak Ada WNI Korban Teror Bom Arab Saudi

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 10:52 WIB

Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Bom Baghdad

Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Bom Baghdad

News | Senin, 04 Juli 2016 | 12:33 WIB

RI Percayakan Pembebasan Sandera Pada Rodrigo Duterte

RI Percayakan Pembebasan Sandera Pada Rodrigo Duterte

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 03:45 WIB

Soal Sandera, Panglima TNI: Kita Terbangkan Pesawat Saja Selesai

Soal Sandera, Panglima TNI: Kita Terbangkan Pesawat Saja Selesai

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 02:30 WIB

Lokasi WNI yang Disandera Terpantau, TNI Belum Bisa Masuk

Lokasi WNI yang Disandera Terpantau, TNI Belum Bisa Masuk

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 10:51 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB