Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT

Adhitya Himawan

Selasa, 12 Juli 2016 | 07:08 WIB
Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers terkait upaya pembebasan 3 WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf di Jakarta, Senin (11/7/2016). [Antara/Widodo S Jusuf]

Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin memastikan, tiga WNI yang diduga diculik kelompok bersenjata di perairan Malaysia pada Sabtu (9/7/2016) berasal dari wilayah yang masuk Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

Kepastian status tiga WNI itu diperoleh setelah pemerintah melakukan penelusuran ke desa-desa di wilayah ini. Informasi ini disampaikan kata Yoseph Lagadoni Herin di Larantuka, Selasa (12/7/2016), terkait hasil penelusuran terhadap identitas tiga WNI yang diculik.

"Salah satu di antaranya memang belum diketahui desa asalnya, tetapi yang pasti bahwa ketiganya berasal dari Flores Timur," katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, Kapten Kapal Lorens Koten lahir dan besar di Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur.

Hanya saja, dia sudah belasan tahun meninggalkan kampung halaman untuk merantau, dan sudah menikah dengan orang Toraja dan saat ini sudah ber-KTP Toraja, Sulawesi Selatan.

Sementara Theodorus Kopong berasal dari Dusun III Desa Adobala, Kecamatan Klubagolit, Adonara. Dalam KTP masih berstatus mahasiswa.

Khusus untuk Emanuel Arakian, dalam paspor tertulis berasal dari Desa Lamahoda, Flores Timur, tetapi setelah ditelusuri ternyata tidak dikenal oleh pemerintah desa setempat, katanya.

Namun setelah dicek pada data kependudukan, berdasarkan Nomor Induk Kepegawaian (NIK), maka dipastikan, bahwa Theodorus Kopong berasal dari wilayah Adonara bagian Tengah.

Saat ini, tim dari Badan Kesbangpol Kabupaten Flores Timur masih menelusuri desa asalnya, kata Bupati Lagadoni.

Artinya, sudah dapat dipastikan bahwa tiga WNI yang diculik kelompok bersenjata itu berasal dari Flores Timur, Pulau Flores, kata Lagadoni Herin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf

Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 03:25 WIB

Upaya Pembebasan Sandera

Upaya Pembebasan Sandera

Foto | Senin, 11 Juli 2016 | 18:52 WIB

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 15:23 WIB

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:53 WIB

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 23:01 WIB

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 22:31 WIB

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 16:45 WIB

Ratusan WNI Rayakan Lebaran di Tahanan Hongkong dan Makau

Ratusan WNI Rayakan Lebaran di Tahanan Hongkong dan Makau

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 08:59 WIB

Diserbu Militer Duterte, 9 Anggota Abu Sayyaf Tewas

Diserbu Militer Duterte, 9 Anggota Abu Sayyaf Tewas

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 20:21 WIB

Tidak Ada WNI Korban Teror Bom Arab Saudi

Tidak Ada WNI Korban Teror Bom Arab Saudi

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 10:52 WIB

Terkini

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

×