Soal Laut Cina Selatan, Cina Dituduh Langgar Kedaulatan Filipina

Madinah

Selasa, 12 Juli 2016 | 16:50 WIB
Soal Laut Cina Selatan, Cina Dituduh Langgar Kedaulatan Filipina
Foto intelijen Angkatan Laut AS menunjukkan kapal-kalap Cina sedang bekerja membangun pulau buatan di Laut Cina Selatan, yang masih disengketakan (Reuters/US Navy).

Suara.com - Sengketa kepemilikan wilayah perairan Laut Cina Selatan antara  Cina dan Filipina telah diputuskan Pengadilan Arbitrase Internasional di Den Haag. Pengadilan memutuskan wilayah barat Laut Cina Selatan milik Filipina, bukan Cina. Putusan dirilis Selasa (12/7/2016) setelah proses sidang selama berbulan-bulan. Cina menolak putusan tersebut dan memilih mangkir.

"Pengadilan menyatakan bahwa tidak ada dasar hukum bagi Cina untuk mengklaim hak bersejarah untuk sumber daya dalam wilayah laut yang termasuk dalam garis sembilan (wilayah Filipina)," kata pengadilan Arbitrase dalam pernyataan resminya.    

"Tidak ada alasan Cina menguasai zona ekonomi eksklusif Filipina, pengadilan menyatakan bahwa kawasan tersebut masuk dalam zona ekonomi eksklusif Filipina agar tidak tumpang tindih dengan hak Cina," lanjutnya.

Dalam keterangannya, Pengadilan Internasional menuding Cina telah melanggar kedaulatan Filipina.

"Karena wilayah ini dipastikan adalah zona ekonomi eksklusif Filipina, maka Cina telah melanggar kedaulatan Filipina yaitu mengusik Filipina dengan mengeruk hasil ikan dan eksplorasi minyak, membuat pulau buatan dan membiarkan nelayan Cina masuk ke wilayah tersebut."   (Inquirer.net)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 06:28 WIB

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

News | Senin, 13 Juni 2016 | 15:09 WIB

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 23:00 WIB

Terkini

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

×