Menkes Hanya Membuka 14 Nama RS dari 37 Fasyankes

Tomi Tresnady, Dian Rosmala

Kamis, 14 Juli 2016 | 20:22 WIB
Menkes Hanya Membuka 14 Nama RS dari 37 Fasyankes
Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek bersama rombongan menyambangi Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (30/6). [Suara.com/Oke Atmaja]

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Amelia Anggraini, merasa tidak puas dengan pemaparan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek terkait hasil penangan kasus vaksin palsu.

Pasalnya, Nila hanya membuka 14 nama rumah sakit dari 37 fasilitas pelayanan kesehatan yang terindikasi menerima distribusi vaksin palsu.

"Untuk itulah tadi saya juga mendesak untuk bisa dipublikasikan atau diumumkan 37 fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) yang terindikasi menggunakan vaksin palsu," kata Amel, di ruang rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I, Komplek DPR, Jakarta, Kamis (14/8/2016).

Amel melanjutkan, pun dari 14 nama rumah sakit yang disebutkan oleh Menkes Nila termasuk rumah sakit swasta yang tergolong menengah dan kecil.

"Tadi yang disampaikan baru 14 dan itu memang, kalau kita lihat kebanyakan adalah rumah sakit swasta menengah dan kecil," tutur Amel.

Selain itu, Amel juga mendesak supaya Menkes segera memberitahu kepada publik jenis vaksin yang dipalsukan. Katanya, publik sebagai konsumen harus mengetahui hal ini.

"Kemudian juga, tentunya menjadi hak bagi konsumen juga untuk diberitahu oleh pemerintah vaksin-vaksin apa saja yang dipalsukan. Sekarang kan orang mendengar seliweran dari berita, tetapi kan berita tidak resmi, harus resmi oleh pemerintah karena itu adalah hak konsumen," tutur Amel.

Amel juga mendesak supaya pemerintah terapkan langkah pencegahan yang konkret. Sebab, Amel menilai kasus vaksin palsu merupakan kasus kejahatan yang masif dan terstruktur.

"Kemudian preventif atau pencegahan nya seperti apa ke depan? karena ini adalah kejahatan korporasi, kejahatan sistemik, kejahatan yang 13 tahun sudah berjalan," kata Amel.

Amel menduga, dalam kasus ini pasti ada keterlibatan tenaga kesehatan di dalamnya. Katanya, kasus vaksin palsu merupakan kejahatan genosida (pembantaian massal)

"Artinya, diduga pasti ada oknum-oknum nakes (tenaga kesehatan) yang terlibat juga pada kejahatan vaksin palsu ini. Tadi kan dibilang bahwa ini adalah genosida bisa menghancurkan satu generasi," tegas Amel

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Dokter Spesialis Anak Diduga Gunakan Vaksin Palsu

Dua Dokter Spesialis Anak Diduga Gunakan Vaksin Palsu

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 19:13 WIB

Polisi Yakin Pihak RS Tahu Vaksin yang Digunakan Palsu

Polisi Yakin Pihak RS Tahu Vaksin yang Digunakan Palsu

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 18:59 WIB

Menkes Beberkan Penerima Vaksin Palsu

Menkes Beberkan Penerima Vaksin Palsu

Foto | Kamis, 14 Juli 2016 | 17:03 WIB

Begini Modus Juanda dan Syahrul Sebar Vaksin Palsu ke 14 RS

Begini Modus Juanda dan Syahrul Sebar Vaksin Palsu ke 14 RS

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 16:49 WIB

Bareskrim Tetapkan 20 Tersangka Vaksin Palsu, 1 Dokter

Bareskrim Tetapkan 20 Tersangka Vaksin Palsu, 1 Dokter

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 16:44 WIB

Ini Daftar 14 Rumah Sakit yang Menerima Vaksin Palsu

Ini Daftar 14 Rumah Sakit yang Menerima Vaksin Palsu

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 15:50 WIB

DPR Akan Minta Kemenkes Sebut Nama Instansi Pakai Vaksin Palsu

DPR Akan Minta Kemenkes Sebut Nama Instansi Pakai Vaksin Palsu

DPR | Kamis, 14 Juli 2016 | 13:57 WIB

DPR Siap Gelar Raker dengan Kemenkes Bahas Vaksin Palsu

DPR Siap Gelar Raker dengan Kemenkes Bahas Vaksin Palsu

DPR | Kamis, 14 Juli 2016 | 13:38 WIB

Komisi III Belum Sepakat Bentuk Pansus Vaksin Palsu

Komisi III Belum Sepakat Bentuk Pansus Vaksin Palsu

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 19:40 WIB

Alasan Polisi Tak Sebut Nama RS Diduga Sebarkan Vaksin Palsu

Alasan Polisi Tak Sebut Nama RS Diduga Sebarkan Vaksin Palsu

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 19:19 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×