DPR Kritik TNI-Polri Rebutan Klaim Soal Tewasnya Santoso

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2016 | 16:42 WIB
DPR Kritik TNI-Polri Rebutan Klaim Soal Tewasnya Santoso
Dua peti jenazah Santoso dan Muktar di RS Bhayangkara Palu, Selasa (19/7). (Antara/Fiqman Sunandar)
Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais menyayangkan adanya saling klaim atas keberhasilan penyergapan teroris Santoso yang berujung tewas, di Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/7/2016).‎ ‎Menurutnya, saling klaim ini akan menganggu pemberantasan teroris di kemudian hari. 
 
Saling klaim ini dilakukan oleh Polri dan TNI-AD. Di mana, Polri mengklaim pasukannya yang menembak mati Santoso. Sedangkan, ‎TNI juga mengklaim prajurit TNI-lah yang menumpas kelompok Teroris Santoso.
 
"Ke depan pemberantasan teroris tidak boleh ada klaim-klaim. Kalau terjadi terus menerus akan menganggu pemberantasan terorisme selanjutnya," kata Hanafi di DPR, Rabu (20/7/2016).
 
Dia menambahkan, Santoso tewas ditangan Satgas Operasi Tinombala. Satgas yang berisikan TNI-Polri ini, menurut Hanafi, juga sudah bekerja dengan baik. Namun, dia menyayangkan di akhirnya keduanya saling mencari kredit atas keberhasilan ini.
 
"Sebenarnya di awal sudah bagus. Ada pembagian peran TNI-Polri yang efektif dan terbukti Santoso dan beberapa pengikutnya tertangkap, ada yang hidup dan mati," kata Politikus PAN ini.
 
Hanafi jadi menduga, ada unsur mencari panggung dari klaim keberhasilan ini. Bukan tidak mungkin, katanya, keberhasilan pemberantasan terorisme ini ‎dilakukan untuk rebutan anggaran pendapatan dan belanja negara.
 
"Mungkin rebutan anggaran nasional. Karena masing-masing punya APBN untuk menangani ‎terorisme, tidak hanya TNI, Polri, tapi juga BNPT. Saya kira anggapan itu tidak menjadi terlalu dominan agar ke depannya pemberantasan terorisme bisa lebih maksimal," kata Hanafi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Yakin Teroris Bisa Ditumpas Jika TNI dan Polri Kerjasama

DPR Yakin Teroris Bisa Ditumpas Jika TNI dan Polri Kerjasama

DPR | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:04 WIB

Jaringan Teroris Santoso Kini Melemah

Jaringan Teroris Santoso Kini Melemah

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:46 WIB

Hari Ini Kapolri Tito Tinjau Lokasi Tewasnya Santoso di Poso

Hari Ini Kapolri Tito Tinjau Lokasi Tewasnya Santoso di Poso

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:30 WIB

Santoso Tamat, Basri dan Ali Kalora Jadi Ancaman Baru

Santoso Tamat, Basri dan Ali Kalora Jadi Ancaman Baru

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 12:55 WIB

Tembakan di Bagian Ini yang Membuat Santoso Tamat

Tembakan di Bagian Ini yang Membuat Santoso Tamat

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 12:41 WIB

Ini Beda Taktik Perang Teroris Indonesia dan Asing

Ini Beda Taktik Perang Teroris Indonesia dan Asing

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 12:32 WIB

Santoso Mati, Masih Ada Ali Kalora dan Basri yang Tak Kalah Ampuh

Santoso Mati, Masih Ada Ali Kalora dan Basri yang Tak Kalah Ampuh

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 07:15 WIB

Santoso Tewas, DPR Ingatkan Kemungkinan Tumbuhnya Sel Baru

Santoso Tewas, DPR Ingatkan Kemungkinan Tumbuhnya Sel Baru

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 23:37 WIB

Apresiasi Keberhasilan Satgas Tinombala, Kapolri Kunjungi Palu

Apresiasi Keberhasilan Satgas Tinombala, Kapolri Kunjungi Palu

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 22:41 WIB

Terkini

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB