Kopi Cabut Nyawa Mirna, Sidang Diwarnai Debat Cara Bikin Es Kopi

Kamis, 21 Juli 2016 | 19:17 WIB
Kopi Cabut Nyawa Mirna, Sidang Diwarnai Debat Cara Bikin Es Kopi
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negri Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Salah satu bagian yang menarik di persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam upaya merunut darimana racun sianida masuk ke dalam es kopi Vietnam pesanan Jessica Kumala Wongo buat Mirna Wayan Salihin adalah proses pembuatan es kopi oleh barista kafe.

Es kopi pesanan Jessica yang menewaskan Mirna dibuat oleh barista bernama Rangga Dwi Saputra.

Dalam kesaksian di ruang persidangan, hari ini, Rangga menjelaskan penyajian es kopi Vietnam bisa dilakukan secara fleksibel. Yang terpenting, kata dia, harus sesuai resep sehingga hasilnya tak berubah.

"Sebenarnya mau susu dulu mau es dulu di dunia bar bisa fleksibel. Kalau di semua bar boleh. Yang penting sama recipenya, rasanya sama," kata Rangga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Ketua tim pengacara terdakwa Jessica, Otto Hasibuan, tak puas dengan penjelasan Rangga.

Menurut dia keterangan yang disampaikan Rangga tidak sesuai dengan kesaksian pelayan kafe yang lain, Marlon Alex Napitupulu. Marlon menyebutkan penyajian es kopi Vietnam didahului dengan susu.

"Saksi-saksi kemarin, taruh susu dulu baru es. Kenapa saudara taruh es dulu baru susu pada kasus ini? BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saudara tidak menjawab?" kata Otto.

Rangga menegaskan peracikan es kopi Vietnam yang dilakukannya sudah berdasarkan prosedur dan resep. Dia mengaku telah menjelaskan semuanya saat BAP.

"Kalau SOP (Standar Operasional Prosedur) itu, es batu dulu baru susu.‎ Yang saya masukin juga sama," kata dia.

Rangga tidak mempermasalahkan pembuatan es kopi Vietnam disajikan secara terbalik yakni memasukkan susu terlebih dahulu.

"Emang SOP-nya gitu. Tapi klo semisal dibalik nggak apa-apa," kata dia.

Di tengah perdebatan, Ketua Majelis Hakim Kisworo menengahi. Dia mengatakan perbedaan pendapat ini akan jadi pertimbangan hakim.

"Biar nanti kami yang nilai," kata Kisworo.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI