PDI Perjuangan Tak Sulit Usung Kader di Pilkada DKI

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 24 Juli 2016 | 19:29 WIB
PDI Perjuangan Tak Sulit Usung Kader di Pilkada DKI
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Antara)

Pelaksana Tugas Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Bambang Dwi Hartono mengaku jika internal partainya tidak kesulitan untuk mengusung kader sendiri untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Saya katakan stok banyak kader di DKI. Sehingga kekhawatiran sulit, nggaklah," kata Bambang saat ditemui di rumah dinas Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2016).

Bambang menilai Jakarta punya banyak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk berpeluang maju di Pilkada DKI. Namun demikian, cukup sulit untuk mencari pasangan calon.

"Ini tidak hanya di PDIP saja. kalau bicara SDM di DKI. Mestinya semua berpikir jernih. DKI itu banyak sumber daya manusia yang kualitasnya bagus, pinter, berani, kemampuan manajernya bagus. cuma mencari sepasang calon pemimpin itu nggak gampang," kata dia.

Bambang juga menjelaskan adanya enam nama yang telah lolos uji kelayakan dan kepatutan yang diselenggarakan PDI Perjuangan nantinya akan dikerucutkan lagi menjadi sepasang calon. Namun, Bambang belum bisa memastikan siapa yang nantinya akan dipasangkan di Pilkada DKI. Sebab, Bambang mengatakan partainya juga masih melihat dinamika yang ada di masyarakat sebelum nantinya mendaftarkan pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum.

"Nanti kan akan ada satu pasang. Tapi kan kita tidak ingin tergesah-gesah. Kenapa? karena kan masih jauh, September seperti yang diumumkan KPU. Kedua, Jakarta ini kan sangat dinamis, seminggu saja bisa berubah sehingga kita tidak ingin tergesa-gesa," katanya.

Lebih lanjut, dia juga mengaku jika partainya bisa saja mengusung pasangan calon tanpa melakukan koalisi dengan parpol lainnya karena partainya memiliki 28 kursi di parlemen. Namun, kata dia, alasan PDI Perjuangan berencana melakukan koalisi dengan parpol lain karena menurutnya untuk menjalankan roda pemerintahan di Jakarta, Pemprov DKI butuh sinergitas yang solid dengan DPRD DKI.

"Bukan masalah Pede, PDIP sebetulnya bisa mengusung sendiri, karena punya 28 kursi dari total 106 kursi. Jadi kalau dihitung persentasenya minimal kan 20 kursi kita punya 26,4 persen. Tetapi kita kan nggak hanya ingin menang. Setelah menang nanti bagaimana. Gubernur ini berkomunikasi dengan mitra kerjanya di dewan bisa baik, sehingga kita pasti berusaha melalukan komunikasi dengan berbagai kekuatan politik. Dan itu terus menerus kita lakukan. Sehingga dengan kawan-kawan Gerindra, PKS, PKB dan lainnya yang kalau berkunjung kita sambut baik dan terus kita intensifkan," katanya.

Bambang juga tidak mau berspekulasi saat disinggung kemungkinan adanya perombakan nama pasangan calon  apabila PDI Perjuangan melakukan koalisi dengan partai politik lain. Dia pun mengaku masih melihat perkembangan dinamika di masyarakat soal persiapan mengusung pasangan calon di Pilkada DKI.

"Apakah berkoalisi itu harus menetapkan calon? Sekarang misalnya berkoalisi dengan enam partai, apakah masing-masing usulkan satu-satu? Kita lihat perkembangannya saja. Dan praktiknya pada pilkada serentak tahun 2015 cair itu di daerah. Jika di pilpers ada dikotomi antara KMP (Koalisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat), di Pilkada 2015 kita berkoalisi dengan seluruh partai, bisa dicek datanya," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDI Perjuangan: Semua Kader Punya Kans Sama di Pilkada DKI

PDI Perjuangan: Semua Kader Punya Kans Sama di Pilkada DKI

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:36 WIB

Ini Hasil Komunikasi PDIP dengan Gerindra Terkait Pilkada DKI

Ini Hasil Komunikasi PDIP dengan Gerindra Terkait Pilkada DKI

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 15:51 WIB

Terkini

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:58 WIB

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:53 WIB

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

×