7 dari 10 Fraksi DPR Setuju Perppu Kebiri Disahkan

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Selasa, 26 Juli 2016 | 17:14 WIB
7 dari 10 Fraksi DPR Setuju Perppu Kebiri Disahkan
Suasana pengambilan suara pengesahan Perppu Kebiri di komisi VIII di Gedung DPR RI, Selasa (26/7/2016). (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Rapat Komisi VIII DPR RI membahas tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Perlindungan Anak Nomor 1 tahun 2016 untuk masuk dalam pembahasan sidang paripurna. Dimana untuk disahkan menjadi Undang Undang.

Ketua Komisi VIII Ali Taher dari Fraksi Partai Amanat Nasional mengatakan dalam rapat pengesahan Perppu perlindungan anak rencana akan dibawa kedalam sidang paripurna. Menurutnya belum dapat mengetahui waktu pembahasan di sidang paripurna tersebut.

"Iya, akan kami bawa ke rapat paripurna, tapi belum tahu rapat paripurna besok atau rapat paripurna masa sidang yang akan datang,"kata Ali usai rapat komisi VIII di Gedung DPR RI, Selasa (26/7/2016).

Untuk hasil Rapat kerja di Komisi VIII tersebut, dari 10 fraksi partai yang menyatakan sikap unyuk perubahan Undang Undang tentang perlindungan anak, hanya Tujuh fraksi partai yang mendukung disahkannya Perppu tersebut.

Ketujuh fraksi yang mendukung rencana Perppu tersebut di antaranya Partai Nasional Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golongan Karya, dan Partai Hanura.

Lanjut dari salah satu Fraksi Golkar yang mendukung pengesahan Perppu perlindungan anak Anggota Komisi VIII Endang Maria Astuti mengatakan melihat adanya keseriusan dalam kejahatan seksual pada anak. Pihaknya meminta tetap dilibatkan Ikatan Dokter Indonesia sebagai Eksekutor.

"Kami menerima Perppu Nomor 1 tahun 2016 untuk ditetapkan menjadi undang-undang, dengan catatan agar mencari solusi dengan tetap melibatkan IDI," ujar Endang.

Sementara Fraksi yang belum menyatakan sikapnya mengenai Perppu perlindungan anak diantaranya Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Anggota Komisi VIII Partai Gerindra, Rahayu Saraswati mengatakan partainya belum memberikan pendapat lantaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, Kementerian Hukum dan Ham, dan Kementerian Kesehatan belum memberikan penjelasan sistem dari penetapan hukuman kebiri tersebut.

Lanjut dirinya dalam jejak pendapat tersebut bahwa masih banyak pro kontra pada masyarakat serta aktivis menolak hukuman kebiri.

"Saat ini kami belum menyatakan sikap. untuk mendukung perpu kebiri ini, maju ke tahap sidang paripurna," kata Rahayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Ada Eksekutor, Pemerintah Desak DPR Undangkan Perppu Kebiri

Belum Ada Eksekutor, Pemerintah Desak DPR Undangkan Perppu Kebiri

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:58 WIB

Usai Diundangkan, Perppu Kebiri Jangan Benturan Aturan Lain

Usai Diundangkan, Perppu Kebiri Jangan Benturan Aturan Lain

DPR | Senin, 25 Juli 2016 | 20:09 WIB

Rapat Perppu Kebiri di Komisi VIII Berlangsung Alot

Rapat Perppu Kebiri di Komisi VIII Berlangsung Alot

DPR | Senin, 25 Juli 2016 | 19:37 WIB

Anggota DPR Harapkan Sanksi Tambahan Kasus Kekerasan Seksual

Anggota DPR Harapkan Sanksi Tambahan Kasus Kekerasan Seksual

DPR | Senin, 25 Juli 2016 | 16:58 WIB

Komisi VII Hadirkan IDI Bahas Perppu Kebiri Sebelum Jadi UU

Komisi VII Hadirkan IDI Bahas Perppu Kebiri Sebelum Jadi UU

DPR | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:04 WIB

Sebelum Perppu Kebiri Diundangkan, Komisi VIII Panggil Menkumham

Sebelum Perppu Kebiri Diundangkan, Komisi VIII Panggil Menkumham

DPR | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:22 WIB

Mabes Polri Siap Bantu Eksekusi Hukuman Kebiri

Mabes Polri Siap Bantu Eksekusi Hukuman Kebiri

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 15:21 WIB

Siapakah Eksekutor Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual?

Siapakah Eksekutor Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual?

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 03:34 WIB

Terkini

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

×