Suara.com - Adel Kermiche merupakan satu dari dua anggota kelompok militan ISIS yang menyerang dan menyandera pendeta di gereja Saint Etienne du Rouvray, Prancis. Usianya baru 19 tahun.
Kermiche merupakan pelaku yang memerintahkan pendeta Jacques Hamel berlutut sebelum digorok hingga tewas dengan pisau. Selain Pendeta Jacques, satu korban lainnya kritis.
Sejumlah sandera berhasil dibebaskan setelah polisi menyerbu masuk gereja. Kermiche dan rekannya tewas setelah didor polisi. Dalam aksinya, Kermiche dan rekannya membawa rompi bom bunuh diri dan senjata api palsu serta sebilah pisau.
Kermiche pernah ditangkap polisi Prancis setelah dicurigai sebagai simpatisan ISIS. Dia sudah diawasi kepolisian Prancis karena sudah dua kali berusaha terbang ke Suriah. Dia dibebaskan dengan jaminan dengan syarat dilarang berkeliaran sejak pukul 8.30 pagi hingga 12 malam.
Dalam pidatonya, Presiden Prancis Francois Holande memastikan ISIS bertanggung jawab atas serangan tersebut. (Metro)