Panas! Pengacara Nadiem Protes Muka Mengejek Jaksa: Kalau Bikin Kacau Sidang, Kita Hobinya

Bangun Santoso, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 19 Januari 2026 | 20:43 WIB
Panas! Pengacara Nadiem Protes Muka Mengejek Jaksa: Kalau Bikin Kacau Sidang, Kita Hobinya
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim berdiskusi dengan penasihat hukum saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sidang kasus korupsi Nadiem Makarim memanas karena dugaan ekspresi mengejek dari Jaksa Penuntut Umum kepada tim penasihat hukum.
  • Insiden terjadi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook periode 2019 hingga 2022.
  • Nadiem didakwa memperkaya diri sendiri sejumlah Rp809 miliar dari total kerugian negara mencapai Rp2,1 triliun dalam proyek tersebut.

Suara.com - Suasana ruang sidang kasus dugaan korupsi Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mendadak memanas.

Perdebatan sengit terjadi bukan karena materi perkara, melainkan akibat ekspresi wajah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung yang dinilai mengejek oleh tim penasihat hukum terdakwa Nadiem Makarim.

Insiden ini pecah dalam sidang lanjutan kasus korupsi program digitalisasi pendidikan terkait pengadaan laptop Chromebook periode 2019-2022 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Ketegangan bermula ketika penasihat hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, secara terbuka memprotes sikap jaksa yang dianggapnya tidak profesional.

Ia meminta majelis hakim untuk menegur jaksa agar tidak memancing emosi di ruang sidang dengan ekspresi yang provokatif.

“Kalau untuk bikin kacau sidang, kita hobinya, Yang Mulia. Tapi di sidang ini kita komit mau memperlancar sidang. Tolong diingatkan supaya jangan sampai nanti kita mengulangi tingkah laku jelek kita,” kata Ari Yusuf Amir dengan nada tegas.

Ari menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang jaksa untuk menyampaikan keberatan, namun ia meminta agar hal itu dilakukan sesuai prosedur tanpa disertai gestur yang merendahkan.

“Silakan disampaikan keberatannya, tapi tidak perlu dengan muka-muka atau ekspresi yang mengejek,” ujar Ari.

Tak terima dengan tudingan tersebut, pihak jaksa langsung merespons. Jaksa mengajukan keberatan resmi, menuding bahwa pertanyaan yang diajukan tim penasihat hukum kepada saksi bersifat mengarahkan dan tidak fokus pada penggalian fakta persidangan.

baca juga

“Terhadap pertanyaan dari Saudara advokat yang menjustifikasi kepada saksi yang kami hadirkan di persidangan. Seharusnya kita menggali fakta,” ucap jaksa.

Melihat adu argumen yang semakin memanas, majelis hakim akhirnya turun tangan. Hakim ketua dengan tegas meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan menjaga ketertiban sidang.

“Terhadap penuntut umum maupun penasihat hukum ya, untuk tertibnya ini saya kira kita sama-sama dewasa ya. Terhadap keterangan saksi, keterangan terdakwa, jika tidak berkenan dengan masing-masing ya nggak perlu ditanggapi seperti apa atau mungkin ada gerakan tubuh yang kurang bagus ya jangan,” tegas hakim.

Hakim juga mengingatkan agar baik jaksa maupun penasihat hukum tidak melontarkan pernyataan yang bisa memicu kegaduhan lebih lanjut.

Didakwa Terima Rp809 Miliar

Di balik drama di ruang sidang, Nadiem Makarim tengah menghadapi dakwaan serius. Dalam sidang sebelumnya, jaksa mengungkap bahwa mantan bos Gojek itu diduga telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809 miliar dari proyek pengadaan laptop Chromebook.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem Makarim Bantah Pernah Balas Surat dari Google Soal Chromebook

Nadiem Makarim Bantah Pernah Balas Surat dari Google Soal Chromebook

News | Senin, 19 Januari 2026 | 20:22 WIB

Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah

Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:14 WIB

Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google

Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:36 WIB

Jaksa Ungkap 4 Arahan Nadiem Makarim dalam Grup WA Mas Menteri Core Team

Jaksa Ungkap 4 Arahan Nadiem Makarim dalam Grup WA Mas Menteri Core Team

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:11 WIB

Nadiem Makarim: Saksi Sebut Saya Salah Satu Menteri Terbaik!

Nadiem Makarim: Saksi Sebut Saya Salah Satu Menteri Terbaik!

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:03 WIB

Saksi Sebut Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim seperti Segelas Kopi Hitam yang Sudah Diramu

Saksi Sebut Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim seperti Segelas Kopi Hitam yang Sudah Diramu

News | Senin, 19 Januari 2026 | 16:21 WIB

Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek

Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×