Keren, Inovasi Dua Siswa SD Ini Mampu Ringankan Kaum Disabilitas

Esti Utami | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2016 | 13:21 WIB
Keren, Inovasi Dua Siswa SD Ini Mampu Ringankan Kaum Disabilitas
Yesaya Sandya Putra Prabaswara dan Josephine Meisya Candrakanti memperkenalkan karya mereka. (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Berawal dari pengalaman adik kelasnya yang mengalami disabilitas sehingga kesulitan memakai baju, Yesaya Sandya Putra Prabaswara dan Josephine Meisya Candrakanti tergerak untuk mereka yang mengalami nasib serupa.

Dua siswa kelas 5 sekolah dasar Kristen Widya Wacana Jamsaren, Solo, Jawa Tengah ini lantas berinisiatif menciptakan kancing baju yang terbuat dari magnet sehingga memudahkan kaum disabilitas saat akan mengenakan pakaian.

"Ide awalnya dari adik kelas bernama Kenzo. Tangannya kaku sehingga kesulitan saat memakai baju sekolah. Jadi kami buat kancing dari magnet sehingga tidak perlu memasukkan kancing ke dalam lubang seperti biasanya," ujar Josephine pada suara.com dalam acara Penganugerahan Penghargaan Kalbe Junior Scientist Awards 2016 di TMII Jakarta Timur, Kamis (28/7/2016).

Keduanya memanfaatkan daya magnet sehingga seragam sekolah akan otomatis terkancing jika berdekatan. Temuannya ini tentu saja sangat memudahkan Kenzo dan beberapa teman-temannya yang mengalami disabilitas sehingga mampu mengenakan pakaian sekolah tanpa bantuan orang lain.

Bahkan menurut siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini, daya rekat baju yang menggunakan kancing dari magnet akan lebih kuat sehingga tak perlu khawatir akan terbuka tiba-tiba.

"Tapi memang kalau dicuci sebaiknya tidak menggunakan mesin cuci, dan ketika disetrika juga harus berhati-hati agar tidak menarik magnet," tambahnya.

Atas ide cemerlang Josephine dan Yesaya yang bermanfaat inilah, keduanya berhasil menjadi 1 dari 9 pemenang terunggul Kalbe Junior Scientist Awards 2016 dan berhak mendapatkan trofy, piagam, medali dan uang tunai senilai Rp10 juta.

Sedangkan pemenang favorit diraih oleh Ardelia Luthfi Agata dan Dewi Febria Adhaneira, siswa kelas 6 Young Edu Sains, Surakarta, Jawa Tengah dengan karya Sitonal Pemetik Buah, dengan alat ciptaannya ini, buah yang dipetik tak akan jatuh ke tanah.

Vidjongtius, Direktur PT Kalbe Farma, Tbk. mengatakan bahwa Kalbe secara konsisten ingin mengenalkan sains kepada masyarakat khususnya anak-anak.

"Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong anak-anak untuk memiliki rasa cinta dan berani berkarya dalam bidang sains sejak dini," ujar Vidjongtius.

Kriteria yang dipakai dalam penjurian, antara lain kreativitas, inovasi, originalitas ide karya serta manfaatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Tinjau Inovasi Pertamina: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Teknologi Global!

Prabowo Tinjau Inovasi Pertamina: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Teknologi Global!

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:07 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB