Ada Suap ke Peracik 'Kopi Maut Mirna', Ini Kata Kejati DKI

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:32 WIB
Ada Suap ke Peracik 'Kopi Maut Mirna', Ini Kata Kejati DKI
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggai DKI Waluyo menilai soal adanya dugaan barista atau peracik kopi Kafe Oliver bernama menerima uang Rp140 juta dari Arief Soemarko adalah bentuk teror kepada saksi. Diduga, uang tersebut diberikan Arief agar Rangga mau membunuh istrinya, Wayan Mirna Salihin.

"Itu bisa saja teror yang bersangkutan. Bisa saja ngaku saya polisi atau TNI. Bisa saja." kata Waluyo saat dihubungi wartawan, Jumat (29/7/2016).

Waluyo mengatakan jika Rangga juga sudah membantah soal pemberian uang suap tersebut saat bersaksi di persidangan. Rangga, kata Waluyo, dituduh menerima uang oleh laki-laki misterius yang menyantroninya di Kafe Olivier. Hal itu, lanjut Waluyo, juga dijelaskan di dalam berita acara pemeriksan (BAP) saat Rangga menjalani pemerikaan oleh ahli psikologi.

"Itu kan sudah dibantah oleh yang bersangkutan, kalau itu tidak ada. Sudah dibantah dalam persidangan juga ada. Tapi kan, itu pengakuan kepada psikologi bahwa dia pernah disamperin orang, itu kan dia sudah ngaku," kata dia.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum menjelaskan mengenai keterangan hasil pemeriksaan yang kemudian memunculkan dugaan bahwa Rangga menerima uang Rp140 Juta dari Arief Soemarko, sebagai imbalan membunuh Mirna.

Jaksa Ardito Muwardi mengatakan keterangan tersebut diungkapkan Rangga dalam berita acara pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan psikolog, bukan diungkapkan di berita acara pemeriksaan polisi.

Ardito menambahkan informasi tersebut tertuang dalam rekam medis yang kemudian dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan. Ardito mengatakan dari pemeriksaan terhadap rekening bank milik Rangga tidak ditemukan aliran uang tersebut.

Berikut ini keterangan Rangga yang kemudian memunculkan dugaan tersebut.

"Menurut terperiksa, setelah kejadian tersebut, banyak orang yang datang ke restoran untuk mencari dirinya, sehingga namanya harus disamarkan demi keamanan dirinya. Terperiksa sempat merasa was-was dan lebih berhati-hati terutama tiga hari setelah kejadian."

"Terperiksa juga menceritakan bahwa sempat ada orang yang datang mengaku sebagai anggota untuk mencari dirinya. Menurut terperiksa, orang tersebut mengatakan bahwa terperiksa menerima uang sebesar 140 juta rupiah ke rekeningnya untuk membunuh Mirna, dan orang tersebut memiliki bukti tentang hal ini."

"Terperiksa menceritakan saat itu dia dan manajernya langsung pergi untuk mencetak daftar transaksi selama satu bulan terakhir pada buku tabungan milik terperiksa dan tidak ditemukan adanya transaksi seperti yang dituduhkan orang tersebut. Menurut terperiksa, orang tersebut kemudian langsung dilaporkan dan dibawa ke kantor polisi. Terperiksa menyatakan semenjak kejadian itu dia selalu diberi tugas shift sore agar tidak terlalu banyak dicari orang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejati DKI Tak Paksakan Pelimpahan Berkas Jessica

Kejati DKI Tak Paksakan Pelimpahan Berkas Jessica

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:21 WIB

Pengacara Jessica Minta Jaksa Agung Turun Tangan, Berlebihan

Pengacara Jessica Minta Jaksa Agung Turun Tangan, Berlebihan

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 12:33 WIB

Sidang Kesembilan, Pengacara Jessica Nilai Hakim Memihak Jaksa

Sidang Kesembilan, Pengacara Jessica Nilai Hakim Memihak Jaksa

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 21:26 WIB

Kopi Maut Mirna, Pengacara Jessica Minta Jaksa Agung Turun Tangan

Kopi Maut Mirna, Pengacara Jessica Minta Jaksa Agung Turun Tangan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 21:20 WIB

Kopi Maut, Isi BAP Rangga yang Lalu Diisukan Terima Rp140 Juta

Kopi Maut, Isi BAP Rangga yang Lalu Diisukan Terima Rp140 Juta

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 19:51 WIB

Suami Sedih Dituduh Suap Barista Buat Racuni Mirna di Olivier

Suami Sedih Dituduh Suap Barista Buat Racuni Mirna di Olivier

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 18:27 WIB

Suami Mirna Tahu Tujuan Pengacara Jessica Angkat Isu Suap

Suami Mirna Tahu Tujuan Pengacara Jessica Angkat Isu Suap

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 18:08 WIB

Bukti Sianida di Tubuh Mirna Masih Jadi Perdebatan

Bukti Sianida di Tubuh Mirna Masih Jadi Perdebatan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 17:46 WIB

Detik-detik Kematian, Mirna Girang Sekali Saat Mau Jumpa Jessica

Detik-detik Kematian, Mirna Girang Sekali Saat Mau Jumpa Jessica

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

News | Senin, 27 April 2026 | 22:24 WIB