Banjir di Cina Mulai Berdampak Rawannya Persediaan Pangan

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2016 | 08:07 WIB
Banjir di Cina Mulai Berdampak Rawannya Persediaan Pangan
Banjir besar melanda Tiongkok di banyak wilayah. [Antara]

Suara.com - Banjir besar di banyak wilayah Cina telah memicu keprihatinan baru mengenai keamanan pangan di negeri tersebut. Sejak musim hujan dimulai pada awal Juni, jutaan hewan peliharaan telah hanyut dibawah air, kata pihak berwenang.

Di Provinsi Anhui, salah satu daerah yang paling parah dilanda banjir, sebanyak 80.000 babi dan lebih dari 12 juta ayam dan bebek hanyut dibawa air.

Di Provinsi Hubei, lebih dari 80.000 babi dan lebih dari 3,6 juta ayam serta bebek mati, sementara di Provinsi Jiangxi, sebanyak 5,2 juta ayam dan bebek dilaporkan hilang. Banyak orang khawatir bahwa daging bisa tersedia di pasar di seluruh negeri tersebut.

Mandat keamanan pangan di Cina mengalami pukulan ketika skandal makanan yang melibatkan pejabat tinggi mengguncang kepercayaan konsumen, terutama pada 2008 ketika susu bayi yang tercemar melamin mengakibatkan enam bayi meninggal dan membuat 300.000 bayi lagi sakit.

Dalam beberapa tahun belakangan, kemarahan masyarakat telah meningkat sehubungan dengan laporan bahwa daging babi secara tidak sah telah memasuki meja makan orang Tionghoa, demikian laporan Xinhua, Sabtu (30/7/20016). Pedagang gelap dilaporkan mengangkat hewan yang mati dari sungai atau danau, sebelum memproses dan menjual dagingnya.

"Banjir terjadi di mana-mana, dan saya khawatir saya mungkin secara tidak sengaja makan daging dari ayam atau babi yang mati tenggelam," kata Mao Xiaoli, seorang warga di Kabupaten Xinjian, Jiangxi.

Sebagian wilayah dilaporkan telah menangani hewan yang mati. Di Kabupaten Xiushui, Jiangxi, petani mengubur babi yang mati akibat banjir baru-baru ini.

"Sebagaimana diperlukan, babi dikubur dengan kedalaman sedikitnya dua meter. Kami menggunakan tiga ekskavator besar untuk menggali lubang," kata Zheng Guangcai, Kepala Dinas Peternakan setempat.

Di Kota Anqing, Anhui, Kepala Koperasi Pertanian setempat mengatakan sebanyak 2.000 bebek yang mati tenggelam "cuma dibuang".

"Terlalu banyak dan tak mungkin menangani semuanya secara layak," katanya.

Di Kota Xuangcheng, Anhui, banjir menewaskan atau menghanyutkan lebih dari lima juta ayam dan bebek.

"Sebanyak 60.000 bebek di desa kami hanyut dibawa air tahun ini, dan kami masih belum menemukan hewan tersebut," kata Hu Yiqun, Kepala Desa di Kabupaten Huaining, Xuancheng. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilanda Banjir Lumpur, Jalur Wisata Carita-Anyer Sudah Lancar

Dilanda Banjir Lumpur, Jalur Wisata Carita-Anyer Sudah Lancar

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 22:27 WIB

Banjir Bandang Terjang Pandeglang, Empat Tewas Meringkuk di Mobil

Banjir Bandang Terjang Pandeglang, Empat Tewas Meringkuk di Mobil

News | Senin, 25 Juli 2016 | 14:43 WIB

Banjir di Cina Telah Tewaskan Hampir 100 Orang

Banjir di Cina Telah Tewaskan Hampir 100 Orang

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 18:01 WIB

Terkini

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:19 WIB

Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi

Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:04 WIB

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:00 WIB

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

Tokoh Muda Kalimantan Minta Presiden Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah

Tokoh Muda Kalimantan Minta Presiden Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:00 WIB

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB